Empat Sentimen Utama Mendorong Kenaikan Harga Pasar Aset Kripto
Lonjakan harga melanda aset kripto utama seperti Bitcoin yang menembus level $68.418 dan Ethereum ke level $2.081 pada Rabu waktu Amerika Serikat. Penguatan pasar ini juga diikuti oleh altcoin lain termasuk Solana, XRP, BNB, Hyperliquid, dan Dogecoin.
Kenaikan harga aset digital ini dipicu oleh empat faktor utama. Faktor tersebut meliputi kebijakan buyback obligasi Treasury AS, gelombang likuidasi posisi short, lonjakan arus masuk modal pada produk ETF, serta optimisme dari pertemuan regulasi di White House.
Kebijakan Menteri Keuangan AS Scott Bessent yang menggandakan rencana buyback obligasi Treasury menjadi penopang utama likuiditas pasar utang pemerintah. Langkah tersebut menurunkan yield Treasury AS tenor 30 tahun ke level 5,187 persen dan mendorong dorongan risk appetite investor ke aset berisiko.
Perbaikan likuiditas global ini juga berimbas positif ke luar pasar kripto. Komoditas berisiko dan aset safe haven seperti emas serta perak turut mencatatkan kenaikan harga seiring membaiknya sentimen pemodal.
Akselerasi reli Bitcoin kian kencang setelah terjadi aksi short squeeze pasar derivatif. Data CoinGlass mencatat likuidasi posisi kripto mencapai $1,31 miliar dalam satu jam, dengan $1,23 miliar di antaranya merupakan posisi short.
Dalam skala harian, akumulasi likuidasi mencapai $1,57 miliar yang berdampak pada 114.038 trader. Tekanan penutupan paksa posisi short berleverage tersebut melontarkan Bitcoin hingga menyentuh $69.000, sementara Ethereum melampaui $2.000.
Pasar derivatif Ethereum turut mencatat peningkatan aktivitas, di mana open interest ETH sempat melonjak dari $11,7 miliar menjadi $13 miliar sebelum bertengger di kisaran $12,5 miliar.
Dukungan modal institusional juga terlihat dari catatan SoSoValue per 18 Agustus 2026. Spot Bitcoin ETF membukukan net inflow sebesar $189 juta, sedangkan spot Ethereum ETF mengantongi net inflow $71,47 juta yang didominasi produk ETHA milik BlackRock sebesar $64,68 juta.
Sentimen positif pasar ditutup oleh agenda pertemuan tertutup Presiden AS Donald Trump di White House bersama pejabat SEC Paul Atkins, Ketua CFTC Mike Selig, serta eksekutif bursa saham untuk membahas perkembangan Clarity Act dan tokenisasi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow