Binance Raih Aliran Dana Masuk Rekor 15,7 Miliar Dolar pada Agustus 2026
Bursa kripto Binance mencatatkan rekor arus masuk aset bersih sebesar 15,7 miliar dolar AS sepanjang Agustus 2026. Lonjakan likuiditas ini terjadi bersamaan dengan penguatan harga Bitcoin yang sempat menembus angka 80.000 dolar AS.
Dominasi Binance menguasai lebih dari 75 persen dari total arus masuk positif di seluruh bursa tersentralisasi utama. Arus modal tersebut melampaui pesaing terdekatnya, Bybit dan OKX, yang masing-masing hanya membukukan arus masuk sekitar 1,8 miliar dolar AS dan 1,6 miliar dolar AS.
Hasil riset internal mengonfirmasi konsentrasi dana yang sangat besar pada platform utama di tengah pemulihan pasar kripto secara keseluruhan.
"Pemain yang lebih kecil, sebaliknya, mencatat arus yang lebih bervariasi dan terfragmentasi," kata Binance Research.
Pihak divisi riset Binance juga menambahkan bahwa sebagian besar platform lain mengalami keterbatasan dana masuk atau bahkan arus keluar bersih.
"Banyak platform bursa sebenarnya menunjukkan arus masuk yang terbatas, bahkan arus keluar bersih, sementara dana terkonsentrasi pada tiga pemain utama," kata Binance Research.
Data dari CryptoQuant menunjukkan cadangan Bitcoin di Binance meningkat hingga mencapai sekitar 687.000 unit pada akhir Agustus 2026, yang merupakan level tertinggi sepanjang tahun ini. Selain itu, Binance juga menerima deposit bersih mata uang stabil USDC senilai lebih dari 470 juta dolar AS pada 24 Agustus 2026.
Di sisi lain, produk investasi terintegrasi seperti ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat juga mencatatkan rekor mingguan tertinggi sejak Oktober 2025. Menurut laporan Farside Investors, dana investasi tersebut menarik arus masuk bersih sekitar 1,92 miliar dolar AS atau setara 26.700 BTC pada periode 17 hingga 21 Agustus 2026.
Analis CryptoQuant, Amr Taha, menilai bahwa peningkatan arus masuk mata uang stabil memberikan modal segar bagi pasar.
Meskipun mencetak rekor arus masuk aset, Binance tetap menghadapi tantangan regulasi di Eropa. Bursa kripto terbesar berdasarkan volume perdagangan tersebut mendapat sorotan atas tuduhan menerima pengguna dari Uni Eropa tanpa mengantongi lisensi Markets in Crypto Assets (MiCA).
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow