Pemerintah Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen Meski Utang Capai Rp10.000 Triliun

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen pada tahun 2027 meskipun utang negara telah menembus angka Rp10.000 triliun per Juni 2026, di tengah keterbatasan ruang fiskal dan beban APBN yang semakin berat.

Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027, pertumbuhan ekonomi ditetapkan lebih tinggi dibanding target 2026 yang sebesar 5,4 persen, dengan harapan kebijakan yang tepat bisa mendorong pertumbuhan hingga 6 persen pada akhir tahun ini, menurut Presiden Prabowo Subianto.

Utang pemerintah per Juni 2026 tercatat sebesar Rp10.293,69 triliun, naik 3,7 persen dari posisi Maret 2026 yang sebesar Rp9.920,42 triliun. Lonjakan ini merupakan rekor tertinggi dalam sejarah APBN, dengan rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai sekitar 41 persen, menurut laporan tempo.co dan kalderanews.com.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah masih memantau pergerakan utang hingga akhir tahun anggaran 2026 dan menilai rasio utang masih dalam batas aman maksimal 60 persen terhadap PDB.

"Belum kan berakhir tahunnya. Nanti kita lihat akhir tahun pertumbuhannya seperti apa, harusnya akan bisa turun lagi sedikit," ujar Purbaya saat ditemui di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta.

Purbaya menjelaskan pemerintah berkomitmen mengendalikan defisit APBN agar tidak melewati batas maksimal 3 persen. Selain itu, pemerintah akan memperbaiki cara operasional penagihan pajak tanpa menaikkan tarif pajak.

"Strateginya kita akan batasin defisit supaya nggak tinggi-tinggi amat. Kita akan efektifkan tax collection kita, bukan naikin pajak ya. Tapi kita bersihkan cara kita beroperasi menggunakan pajak," tambah Purbaya.

Pengamat media sosial, Yusuf Dumdum, mengkritik gaya komunikasi Purbaya yang dianggap mampu membuat pendukungnya tetap membela meski utang negara terus membengkak.

"Pengen tahu apa komentar fans Purbaya melihat ini? Sejak awal sudah dibilang sama aja. Sekarang malah lebih gila dan buruk! Tapi salut sih, gimmick Purbaya sukses bikin fansnya jadi buta dan tuli," tulis Yusuf melalui akun X pribadinya.

Data fiskal menunjukkan total utang yang melewati Rp10.000 triliun memberikan tekanan besar pada kemampuan pemerintah membayar bunga dan pokok utang tahunan. Target defisit yang ketat dan penerimaan pajak yang efektif menjadi kunci untuk menjaga daya tahan fiskal Indonesia di tengah tantangan ekonomi global.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed