Pemerintah Daerah Gelar Nonton Bareng Piala Dunia 2026 Gratis
Berbagai pemerintah daerah dan instansi di Indonesia menyelenggarakan kegiatan nonton bareng gratis Piala Dunia 2026 sejak babak perempat final, semifinal, hingga final pada Juli 2026. Langkah ini diambil guna memberikan hiburan bagi warga sekaligus menggerakkan perekonomian lokal melalui keterlibatan pelaku UMKM kuliner.
Di Bali, Perum LKBN ANTARA berkolaborasi dengan The Nusa Dua menghadirkan nonton bareng dan pameran foto di Peninsula Island. Gelaran ini ditujukan untuk mendukung sektor pariwisata olahraga di Pulau Dewata.
"ANTARA mendapat harapan agar mendukung sepenuhnya kegiatan-kegiatan pemerintah seperti membangun sport tourism Bali, maka ini kesempatan kita membuat posisi ANTARA sebagai amplifikator dan aktor ekosistem informasi negara benar-benar terlaksana," kata Benny Siga Butarbutar, Direktur Utama Perum LKBN ANTARA.
Kegiatan tersebut mendapatkan sambutan positif dari pemerintah daerah setempat karena dinilai memberikan kontribusi langsung bagi kenyamanan wisatawan asing maupun domestik yang sedang berlibur.
"Piala dunia ini menjadi semangat dan kegembiraan, sekaligus ini memberikan pelajaran yang bisa kita terima bagaimana kualitas piala dunia, masyarakatnya, antusiasmenya, industrinya, sampai nanti pelajaran terpenting kita adalah mampu memberikan semangat dan harapan kita, tim nasional kita mampu bermain di level piala dunia," ujar Benny Siga Butarbutar, Direktur Utama Perum LKBN ANTARA.
Gubernur Bali Wayan Koster turut menghadiri acara nonton bareng tersebut di tengah sorak para penggemar sepak bola.
"Ini sangat mendukung sport tourism, bagus dilaksanakan disini hanya panas saja, kalau untuk pertandingan juga bagus sekali saya puas," ucap Wayan Koster, Gubernur Bali.
Pihak pengelola kawasan wisata mengapresiasi terobosan ini karena mampu menarik antusiasme pengunjung di ruang terbuka hijau.
"Ini ruang terbuka hijau untuk mendukung kenyamanan wisatawan dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di luar kawasan, dan ini baru pertama kali biasanya dilakukan di masing-masing hotel, antusiasmenya bagus dan merupakan terobosan pertama dari LKBN ANTARA untuk menonton di outdoor di Peninsula," tutur I Made Agus Dwiatmika, General Manager The Nusa Dua.
Seorang wisatawan asing juga membagikan kesan positifnya setelah mengikuti acara nonton bareng di Peninsula Island.
"Saya datang untuk menonton pertandingan di sini, sangat seru, dan orang-orangnya sangat ramah, saya juga membeli beberapa makanan dari sebelah sana (UMKM) orang-orang di sana sangat baik kepada saya," ujar Adrian, Wisatawan Mancanegara.
Sementara itu, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai juga menyediakan fasilitas serupa di lantai 2 Terminal Internasional secara gratis untuk umum hingga babak final.
"Gelaran nonton bareng ini dihadirkan untuk memeriahkan atmosfer Kejuaraan Dunia Sepak Bola 2026 di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali," ujar Nugroho Jati, General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.
Pihak bandara berharap fasilitas ini dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung dari berbagai negara yang sedang transit atau menunggu penerbangan.
"Serta untuk meningkatkan pengalaman pelanggan atau customer experience di bandara. Selain penumpang dan pengguna jasa bandara, kami mengajak masyarakat umum untuk hadir dan menikmati keseruan nonton bareng ini," imbuh Nugroho Jati, General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.
Pengelola bandara memastikan bahwa seluruh jalannya acara tetap mengutamakan aspek keamanan dan ketertiban bersama.
"Kami berharap momen krusial di fase gugur yang sudah mulai mengerucut ini dapat dinikmati bersama," kata Nugroho Jati, General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.
Kawasan bandara juga menerapkan aturan ketat terkait barang bawaan guna menjaga kenyamanan seluruh penonton.
"Kami berharap kegiatan nonton bareng di bandara ini dapat menjadikan Bandara I Gusti Ngurah Rai sebagai ruang publik yang terbuka, hangat, inklusif, serta dapat menjadi tempat hiburan alternatif bagi masyarakat umum dan seluruh pengguna jasa," kata Nugroho Jati, General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.
Seluruh pelaksanaan kegiatan dipastikan tetap mematuhi regulasi keselamatan penerbangan yang berlaku.
"Sebagai pengelola bandara, tentunya seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan tetap mengutamakan prinsip keselamatan, keamanan, pelayanan, dan kepatuhan terhadap aturan," tutup Nugroho Jati, General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.
Di Jawa Timur, Dinas Kominfo Jatim menggelar nonton bareng semifinal di halaman kantornya, sementara DPRD Jatim menggelar acara serupa bertajuk 'Nobar Semifinal di Rumah Rakyat'. Pemerintah Kabupaten Lumajang juga memfasilitasi warga dengan menyediakan videotron dan ratusan doorprize di area yang juga ramah pelaku UMKM.
"Kami mengadakan nonton bareng dua pertandingan semifinal Piala Dunia 2026. Kegiatan ini terbuka untuk seluruh masyarakat sehingga siapa pun dapat menikmati suasana pertandingan bersama-sama," ujar Zainul Rofik, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lumajang.
Selain memberikan sarana hiburan gratis, Pemkab Lumajang berkomitmen membantu roda ekonomi pedagang lokal melalui penyediaan stan kuliner.
"Kami juga menyediakan tempat bagi pelaku UMKM agar kegiatan ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," kata Zainul Rofik, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lumajang.
Kegiatan nonton bareng ini diproyeksikan akan terus berlangsung secara konsisten hingga babak final.
"Mulai semifinal hingga final nanti kami siapkan nonton bareng untuk masyarakat Lumajang. Harapannya, kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus hiburan yang bisa dinikmati bersama," pungkas Zainul Rofik, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lumajang.
Di Depok, Kelurahan Kukusan mengadakan nonton bareng semifinal Inggris melawan Argentina di halaman kantor kelurahan untuk mempererat hubungan antarmasyarakat dan aparatur setempat.
"Mari kita ramaikan Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 bersama warga. Selain menyaksikan pertandingan seru Inggris melawan Argentina, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antarwarga," ujar Kholifah, Lurah Kukusan.
Pihak kelurahan menyediakan berbagai doorprize menarik guna menambah keseruan para penonton yang hadir.
"Kami mengundang seluruh warga Kukusan untuk datang bersama keluarga, tetangga, maupun sahabat. Mari kita ciptakan suasana nobar yang meriah, aman, dan penuh kebersamaan. Jangan lewatkan juga kesempatan mendapatkan doorprize yang telah disiapkan panitia. Semoga kegiatan ini semakin mempererat hubungan antarsesama warga," tutup Kholifah, Lurah Kukusan.
Untuk laga final pada 20 Juli 2026, Pemkot Depok juga menyiapkan fasilitas nonton bareng di Alun-Alun Timur Grand Depok City (GDC).
"Kami mengakomodir keinginan banyak pihak yang ingin ada nobar yang diinisiasi oleh pemerintah. Karena itu, kami adakan pada momen final," kata Supian Suri, Wali Kota Depok.
Acara final tersebut didesain dengan konsep terbuka yang ramah bagi seluruh kalangan masyarakat Kota Depok.
"Konsepnya bebas, artinya semua boleh datang. Kita ingin ini menjadi ruang kebersamaan warga," ujar Supian Suri, Wali Kota Depok.
Adapun mengenai teknis pelibatan UMKM pada saat pertandingan final, pihak Pemkot masih melakukan pertimbangan mendalam mengingat waktu pelaksanaan yang sangat larut.
"Nanti kita lihat kemungkinan UMKM bisa ikut serta atau tidak, karena waktunya cukup malam, sementara pertandingan final berlangsung sekitar pukul 02.00," jelas Supian Suri, Wali Kota Depok.
Di Kalimantan Tengah, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas juga siap memfasilitasi nonton bareng babak final di Taman Kota Kuala Kurun.
"Kami dengan senang hati melaksanakan nobar. Sudah saya minta Kepala Disdikpora Gumas agar menyiapkan acara tersebut di Taman Kota Kuala Kurun," kata Jaya S Monong, Bupati Gunung Mas.
Bupati optimistis acara ini akan menjadi magnet kebersamaan bagi warga pencinta sepak bola di daerahnya.
"Sepak bola merupakan olahraga favorit, dan Piala Dunia merupakan kejuaraan terbesar dari sepak bola, jadi kami akan fasilitas nobar partai final. Semoga semua berjalan lancar," imbuh Jaya S Monong, Bupati Gunung Mas.
Pada kesempatan tersebut, sang Bupati juga mengutarakan prediksinya mengenai tim yang berpeluang besar mengangkat trofi juara.
"Semua yang masuk semifinal ini tim hebat, yang didukung pemain-pemainnya bagus dan patut kita acungi jempol. Tapi kalau ditanya jagoan atau pilihannya siapa? Feeling saya Argentina," kata Jaya S Monong, Bupati Gunung Mas.
Inisiatif nobar di berbagai daerah ini sejalan dengan surat imbauan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian agar seluruh daerah memanfaatkan momentum Piala Dunia 2026 untuk menggerakkan perekonomian melalui aktivitas UMKM.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow