Pemkot Jambi dan Pemkab Bangka Tengah Gelar Nobar Piala Dunia 2026
Pemerintah Kota Jambi bekerja sama dengan TVRI Jambi menyelenggarakan agenda nonton bareng babak perempat final Piala Dunia 2026 di kawasan Tugu Keris Siginjai pada 11 dan 12 Juli 2026. Langkah serupa diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah untuk mendorong omzet Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah lokal.
Tayangan langsung babak delapan besar tersebut dimulai pada Sabtu dini hari pukul 01.00 WIB yang mempertemukan Timnas Spanyol melawan Timnas Belgia. Laga berlanjut pada Minggu dini hari antara Timnas Norwegia menghadapi Timnas Inggris pukul 03.00 WIB, serta pertarungan Timnas Argentina kontra Timnas Swiss pada pukul 07.00 WIB.
Juru Bicara Pemkot Jambi Saleh Ridha menyatakan arena ruang publik disiapkan agar seluruh warga dapat berpartisipasi tanpa dipungut biaya.
"Nobar ini dimulai sejak babak perempat final. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di kawasan Tugu Keris Siginjai, terbuka untuk umum dan dapat dapat dinikmati secara gratis oleh seluruh masyarakat," ujar Saleh Ridha, Kamis (09/07/2026).
Pemerintah daerah memadukan penayangan laga dengan pertunjukan seni lokal guna menarik antusiasme pengunjung di lokasi acara.
"Sebelum pertandingan dimulai akan ada penampilan grup band, berbagai games interaktif, door prize, dan seluruh rangkaian kegiatan ini gratis untuk masyarakat," jelas Saleh Ridha.
Fasilitas nobar di Kota Jambi dirancang terus berlanjut hingga pertandingan pamungkas perhelatan sepak bola sejagat tersebut.
"Kami berharap seluruh masyarakat dapat bersama-sama menikmati dan menyaksikan pertandingan dalam perhelatan akbar Piala Dunia FIFA 2026 ini. Selain menjadi hiburan, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan warga Kota Jambi," kata Saleh Ridha.
Integrasi lapak kuliner di sekitar Tugu Keris Siginjai menjadi strategi memutar roda ekonomi pedagang daerah.
"Kami juga telah menyiapkan ruang bagi para pedagang UMKM, khususnya pelaku usaha kuliner, untuk ikut meramaikan kegiatan nobar ini. Semoga masyarakat dapat menikmati kuliner yang tersedia sehingga memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan para pelaku UMKM," tambah Saleh Ridha.
Sementara itu, pelaksanaan nobar di Kabupaten Bangka Tengah disebar ke seluruh kecamatan dengan memadukan pusat kuliner dan pelayanan publik terpadu seperti Dukcapil, Samsat, serta pemeriksaan kesehatan.
"Yakni menjadi sekitar Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per hari. Itu dari yang menjual kopi khas Bangka dan kuliner snack khas Bangka," kata Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda, Rabu (08/07/2026).
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah turut merencanakan penguatan literasi digital bagi para pelaku usaha kecil selama agenda berlangsung.
"Seperti pelayanan administrasi kependudukan (Dukcapil), Samsat, hingga layanan kesehatan. Sehingga masyarakat dapat mengakses berbagai layanan dalam satu tempat," kata Efrianda.
Penataan wilayah kecamatan sebagai sentra ekonomi lokal diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar produk warga.
"Selama pelaksanaan nobar, setiap kecamatan didorong menjadi pusat aktivitas UMKM. Jadi, masyarakat dapat dengan mudah mengakses berbagai produk lokal," kata Efrianda.
Untuk agenda di Jambi, Pemkot Jambi telah berkoordinasi dengan kepolisian guna mengamankan lokasi serta menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan Tugu Keris Siginjai.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow