Pembangunan Kawasan Yudikatif IKN Capai 11 Komma 8 Persen
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono melaporkan rata-rata progres pembangunan gedung kawasan yudikatif di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara telah mencapai 11,8 persen saat menerima kunjungan Hakim Konstitusi Arsul Sani pada Sabtu (1/8/2026).
Kunjungan Arsul Sani bersama Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi RI Heru Setiawan tersebut dimanfaatkan oleh Otorita IKN untuk memaparkan perkembangan infrastruktur fisik dan sosial kawasan yudikatif, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.
"Terima kasih atas kunjungan ini. Kami melaporkan progres terkait dengan pembangunan infrastruktur dan kemasyarakatan. Kami juga menyampaikan terima kasih, termasuk dengan adanya putusan MK itu, karena itu kami senantiasa dikuatkan untuk melanjutkan pembangunan IKN," ujar Basuki.
Berdasarkan data Otorita IKN, pembangunan jalan kawasan yudikatif sepanjang 7,8 kilometer sudah menyentuh angka 27,6 persen. Adapun khusus pengerjaan gedung Mahkamah Konstitusi dan Komisi Yudisial mencatatkan rata-rata progres fisik sebesar 12,41 persen per 29 Juli 2026.
Gedung Mahkamah Konstitusi dirancang berdiri di atas lahan seluas 44.691 meter persegi dengan fasilitas pendukung seperti ruang sidang pleno berkapasitas 400 orang, ruang rapat permusyawaratan hakim, hingga area kerja kelembagaan.
Di sisi lain, kunjungan jajaran Mahkamah Konstitusi dilakukan guna memastikan secara langsung bahwa seluruh tahapan konstruksi kawasan yudikatif berjalan sesuai target yang dirancang.
"Kami dari Mahkamah Konstitusi, dari kesekjenan, dan saya mewakili para Hakim Konstitusi ingin melihat secara langsung progres perkembangan pembangunan gedung Mahkamah Konstitusi di sisi yudikatif. Alhamdulillah, dengan diantar oleh Pak Kepala Otorita IKN, kami telah mendapatkan update dan penjelasan yang gamblang dari teman-teman Otorita IKN tentang progres yang ada. Ini tentu membanggakan dan menimbulkan optimisme bahwa sesuai dengan schedule-nya nanti pembangunan ini bisa diselesaikan," ujar Arsul.
Selain meninjau fisik proyek yudikatif dan legislatif, rombongan MK juga melakukan penanaman pohon di Plaza Yudikatif.
"Ibu Kota Nusantara ini merupakan calon ibu kota kita bersama dan menurut saya harus sukses, harus bisa selesai sesuai dengan yang telah diputuskan oleh Presiden selaku Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan. Kami punya keyakinan, di bawah kepemimpinan Pak Basuki, ini akan bisa diselesaikan dengan baik," ujar Arsul.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow