Nico Paz Hadapi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
Gelandang tim nasional Argentina Nico Paz mencetak sejarah baru dalam sepak bola internasional setelah dipastikan menghadapi negara kelahirannya, Spanyol, pada babak final Piala Dunia 2026 yang berlangsung hari Minggu. Pemain berusia 21 tahun yang lahir di Santa Cruz de Tenerife, Spanyol, tersebut memilih untuk membela panji Albiceleste demi mengikuti jejak sang ayah, Pablo Paz, yang juga merupakan mantan bek timnas Argentina. Kehadiran Nico Paz di bangku cadangan skuad asuhan Lionel Scaloni menciptakan fenomena unik yang belum pernah terjadi sepanjang hampir satu abad sejarah kompetisi akbar empat tahunan ini.
Dilansir dari Infobae, Nico Paz membeberkan alasannya lebih memilih untuk berseragam tim nasional Argentina dibandingkan negara tempat ia dibesarkan.
"Yo nací en España. Amo a los dos países, pero al final decidí representar a Argentina. Creo que es el país que más me representa, por cómo se vive el fútbol y por mi padre, que es un orgullo seguir sus pasos" ujar Nico Paz, gelandang Timnas Argentina.
Pemain yang kini merumput bersama Como di Serie A Italia itu juga menceritakan bagaimana figur sang ayah membimbing karier profesionalnya tanpa memberikan tekanan dalam mengambil keputusan besar.
"Es un consejero, ha vivido este mundo, sabe más que nadie. Pero me deja tranquilo, me deja decidir, que haga lo que sienta. No me incita a las decisiones, me deja libre" kata Nico Paz, gelandang Timnas Argentina.
Hubungan emosional terhadap Argentina telah tertanam sejak usia dini melalui berbagai memorabilia sepak bola yang diberikan oleh ayahnya semasa kecil.
"Mi padre desde chiquito me inculcó la pasión que tiene todo el país, me compraba las camisetas con mi nombre, siempre alentando desde un poco más lejos que los demás" kata Nico Paz, gelandang Timnas Argentina.
Perjalanan karier internasional sang pemain melesat sangat cepat sejak ia masih menimba ilmu di akademi Real Madrid hingga menembus skuad senior.
"Mi vida pasó de cero a 100. Estaba en juveniles y de un día para el otro me llegó el llamado de la Selección. Luego subí al Castilla, que es otro fútbol.
En un año estaba en el primer equipo, debuté y hasta hice un gol. Todavía estoy asimilando lo que me está pasando" tutur Nico Paz, gelandang Timnas Argentina.
Saat melakoni debut resminya bersama tim nasional senior dalam laga kualifikasi melawan Bolivia, Nico Paz langsung mendapatkan instruksi khusus dari pelatih kepala.
"Movete, disfrutá, olvidate de la posición, recibí la pelota y pasala bien" ujar Lionel Scaloni, Pelatih Timnas Argentina.
Dalam pertandingan debut tersebut, ia sukses memberikan umpan matang yang berbuah gol bagi kapten tim, sebuah momen yang ia anggap sebagai pencapaian tertinggi.
"Asistir a Messi, el mejor jugador de la historia, cuando pensaba que no iba a coincidir con él por la diferencia de edad" ucap Nico Paz, gelandang Timnas Argentina.
Ia pun merangkum perasaan emosionalnya saat pertama kali bergabung dan berlatih bersama megabintang dunia tersebut dalam sebuah unggahan media sosial.
"Viviendo un sueño" kata Nico Paz, gelandang Timnas Argentina.
Sebelumnya, performa impresif Nico Paz di level junior juga sempat membuatnya berambisi besar untuk tampil dalam ajang multicabang bergengsi di Paris.
"Sería un sueño para mí estar en los Juegos Olímpicos, me encantaría. Mi padre pudo jugarlo en Atlanta 96 y sería un sueño. Habrá que ver cómo termina la temporada, si me llama Masche y si me deja el club" kata Nico Paz, gelandang Timnas Argentina.
Mantan kapten Argentina yang kini menjadi rekan setimnya memberikan pujian tinggi atas visi bermain serta atribut teknis yang dimiliki oleh talenta muda tersebut.
"Tiene muchísima calidad y entiende perfectamente el juego" ujar Lionel Messi, Kapten Timnas Argentina.
Sementara itu, pihak keluarga mengungkapkan respons luar biasa yang ditunjukkan oleh sang gelandang saat pertama kali menerima surat panggilan resmi dari federasi.
"Esto es una sorpresa mayúscula. Si les cuento cómo salió de la habitación cuando se enteró... Fue tremendo, salió temblando, me dio hasta pena, no podía hablar la verdad" kata Pablo Paz, Ayah Nico Paz.
Sang ayah juga menegaskan bahwa keputusan anaknya membela Argentina murni karena ikatan batin, bukan karena menolak tawaran dari federasi sepak bola Spanyol.
"No tuvo que elegir porque nunca hubo contacto con la selección española" jelas Pablo Paz, Ayah Nico Paz.
Hingga saat ini, Nico Paz tercatat telah mengumpulkan 11 penampilan bersama tim nasional senior Argentina dan berhasil membukukan satu gol melalui eksekusi tendangan bebas dalam laga persahabatan melawan Mauritania.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow