Argentina Hadapi Era Baru Pasca Pensiunnya Lionel Messi

Smallest Font
Largest Font

Pelatih tim nasional Argentina, Lionel Scaloni, menunjuk gelandang muda Nico Paz sebagai pewaris nomor punggung 10 usai Lionel Messi mengakhiri karier internasionalnya selama 21 tahun setelah final Piala Dunia 2026.

Keputusan tersebut diambil untuk mengarungi era baru penerus kepemimpinan skuad Albiceleste. Langkah ini sekaligus menjawab teka-teki penyerahan kostum paling ikonik yang ditinggalkan sang kapten.

Paz yang saat ini membela klub Serie A Italia, Como, sebelumnya mengenakan nomor punggung 18 dalam 11 panggilan pertamanya. Performa impresif pemain berusia 21 tahun itu, dengan catatan 13 gol dan 7 asis musim ini, meyakinkan tim pelatih untuk memberikan peran krusial tersebut.

Skenario pemberian nomor keramat ini akan diresmikan jika proses perpanjangan kontrak Scaloni hingga 2030 tuntas. Keputusan ini memupus spekulasi nama-nama senior seperti Enzo Fernandez dan Alexis Mac Allister yang sempat dijagokan media.

Langkah pengalihan jersey nomor 10 ini sekaligus meredam desakan sebagian suporter dan wacana Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) yang sempat berencana memensiunkan nomor tersebut. Presiden AFA Claudio Tapia pada 2024 sempat menyatakan niat memensiunkan nomor 10 saat Messi gantung sepatu dari timnas, mengulang upaya serupa pada masa Diego Maradona di tahun 2001 yang gagal akibat regulasi FIFA.

Pensiunnya Messi juga memicu ketidakpastian pada masa depan pilar veteran lainnya. Gelandang senior Leandro Paredes mengisyaratkan bakal menyusul langkah sang kapten untuk mundur dari panggung internasional.

"Bakal sulit untuk saya terus berlanjut," kata Leandro Paredes, Gelandang Timnas Argentina.

Paredes menyebutkan bahwa keputusan tersebut dipengaruhi oleh proses regenerasi tim serta sanksi larangan bertanding dalam 10 laga yang diterimanya usai insiden dengan pemain Spanyol Gavi pada final Piala Dunia 2026.

"Posisinya sangat tinggi dan untuk terus bersaing dengan cara seperti itu serta meraih hal-hal penting akan sangat sulit. Saya pikir dalam tahun-tahun ini, dalam proses ini, kami berhasil membentuk kelompok pemain dan individu yang luar biasa, dan di dalam kelompok itu kami memiliki pemimpin kami, yaitu Leo, dan dia tidak akan ada lagi di sana," kata Leandro Paredes, Gelandang Timnas Argentina.

"Saya akan berbicara dengan pelatih, kita lihat saja keputusan apa yang diambil, tetapi ini akan sulit," kata Leandro Paredes, Gelandang Timnas Argentina.

Paredes yang mencatatkan 84 penampilan, 5 gol, dan 7 asis selama 9 tahun membela timnas belum sempat berdiskusi langsung dengan Scaloni. Rencana pembicaraan dijadwalkan berlangsung dalam beberapa hari mendatang guna memastikan statusnya di tim.

Warisan prestasi Messi di tim nasional mencakup 207 penampilan, 125 gol, dan 68 asis, serta raihan gelar Copa America 2021 dan 2024, Finalissima 2022, hingga Piala Dunia 2022. Kesuksesan di lapangan ini berjalan sejajar dengan pertumbuhan kekayaan serta imperium bisnis keluarga Messi di bidang properti, perhotelan, hingga kuliner yang diperkirakan mencapai 1 miliar dolar AS pada Mei 2026.

"Masalah bisnis adalah sesuatu yang menarik bagi saya. Saya ingin terus belajar karena saya tidak tahu apa-apa dan saya baru memulai ini," kata Lionel Messi, Mantan Kapten Timnas Argentina.

Pernyataan tersebut disampaikan Messi saat menghadiri American Business Forum di Miami pada November 2025. Ujian perdana bagi timnas Argentina tanpa kehadiran Messi akan berlangsung pada jendela pertandingan internasional yang dijadwalkan pada akhir September hingga Oktober 2026.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed