Lionel Messi Pensiun dari Tim Nasional Argentina Usai Piala Dunia 2026
Kapten tim nasional Argentina, Lionel Messi, resmi mengumumkan keputusan pensiun dari panggung sepak bola internasional pada Senin (31/8/2026). Keputusan gantung sepatu ini diambil setelah Argentina gagal mempertahankan gelar usai takluk dari Spanyol pada laga final Piala Dunia 2026 tanggal 19 Juli 2026.
Pengumuman tersebut disampaikan pemain berusia 39 tahun itu melalui unggahan tulisan tangan di akun Instagram pribadinya. Keputusan mundur dari timnas sebenarnya disiapkan Messi sejak dua hari pascafinal, namun makin mantap setelah sang ayah, Jorge Messi, meninggal dunia pada 8 Agustus 2026.
Pemain Inter Miami tersebut mengungkapkan rasa perih atas keputusannya menyudahi karier bersama Tim Tango. Meski berat, ia menganggap momen ini sudah tepat untuk memberikan jalan bagi generasi baru.
"Setelah sekian waktu berlalu sejak laga final, dan setelah memikirkannya masak-masak, saya ingin menyampaikan kepada semua orang bahwa saya pensiun dari Tim Nasional... Itulah keputusan yang menyakitkan, dan hingga kini pun masih terasa perih di lubuk hati, namun saya sadar bahwa waktunya telah tiba. Saya bersumpah bahwa saya selalu mengerahkan segalanya, bukan hanya dalam beberapa tahun terakhir saat kami memenangkan segalanya, tetapi juga sebelumnya; saya selalu berjuang dan memberikan segenap jiwa raga di lapangan demi seragam ini, demi menghadirkan kebahagiaan dan membuat kalian bangga menjadi orang Argentina melalui sepak bola," kata Messi.
Gelar juara Piala Dunia 2022 dan dua trofi Copa America pada 2021 serta 2024 menjadi pencapaian puncak Messi. Mantan bintang Barcelona itu menegaskan komitmennya untuk bergeser peran menjadi pendukung setia timnas dari luar lapangan.
"Waktu terus berjalan, sebuah babak harus berakhir, dan babak ini terasa sangat berat bagi saya. Saya mencintai, pernah mencintai, dan akan selalu mencintai peran saya di Tim Nasional. Saya telah memberikan segalanya; tak ada lagi yang bisa saya berikan, lagipula ada pemain-pemain muda hebat yang bermunculan dan layak berada di sini.
Terima kasih atas segala kasih sayang selama 20 tahun terakhir. Saya akan sangat merindukan suara kalian saat saya berada di lapangan. Kini Saya akan menjadi salah satu dari kalian, bersorak dan memberikan dukungan dari luar (baik di masa suka maupun duka, terutama di masa sulit)," ujar Messi.
Penyerang berjuluk La Pulga itu mengakhiri pengabdian panjangnya dengan menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang mendampingi perjalanannya sejak debut di timnas senior pada 2005.
"Terima kasih kepada keluarga saya yang selalu ada dan mendampingi saya dalam perjalanan ini, perjalanan yang begitu indah, namun juga penuh tantangan. Terima kasih kepada setiap pelatih, rekan setim, dan ofisial yang telah berbagi perjalanan ini bersama saya. Saya membawa serta kenangan dan momen-momen yang tak terlupakan.
Saya pergi dengan hati yang tenang dan rasa bangga karena telah memberikan, bersama rekan-rekan setim saya, momen-momen yang dulu hanya sebatas impian. Sungguh pengalaman luar biasa bisa menjalani semua ini bersama kalian. Saya mencintai kalian!
Terima kasih, Tuhan, karena telah menjadikan saya orang Argentina," tutur Messi.
Sebagai penutup, pemain yang mengoleksi rekor caps dan gol terbanyak untuk Argentina tersebut menegaskan kembali faktor emosional yang memperkuat bulatnya tekad untuk mundur.
"Saya menulis kata-kata ini pada tanggal 21 Juli, dua hari setelah laga final. Hari ini, setelah peristiwa yang menimpa ayah saya, keyakinan saya menjadi jauh lebih kuat dari sebelumnya," tulis Messi.
Rekam jejak Messi bersama Argentina mencatatkan rekor 207 penampilan dengan torehan 125 gol di tingkat internasional. Laga final Piala Dunia 2026 menjadi penampilan penutup sang kapten dalam balutan seragam tim nasional.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow