NASA Berjuang Kendalikan Pesawat LINK untuk Selamatkan Teleskop Swift
NASA menghadapi kendala besar dalam misi penyelamatan teleskop luar angkasa Neil Gehrels Swift Observatory yang terancam jatuh ke Bumi. Pesawat antariksa bernama LINK yang ditugaskan untuk misi tersebut dilaporkan mengalami masalah kendali ketinggian.
Seperti dikutip dari Engadget melalui laporan yang dilansir dari Detik iNET pada Senin (3/8/2026), wahana antariksa LINK terus berputar-putar di orbitnya. Kondisi ini membuat pesawat sulit menjaga orientasi dan memicu gangguan komunikasi dengan pusat kendali di Bumi.
Wahana antariksa LINK merupakan rancangan perusahaan luar angkasa Katalyst Space. Pesawat ini awalnya disiapkan untuk mendekati teleskop Swift dan menariknya ke orbit yang lebih tinggi agar masa operasionalnya bisa diperpanjang hingga beberapa tahun ke depan.
Teleskop Swift saat ini mengalami tarikan atmosfer yang jauh lebih kuat dari perkiraan semula akibat lonjakan aktivitas Matahari dalam beberapa tahun terakhir. Peningkatan ini menyebabkan posisi teleskop merosot lebih cepat.
Analisis dari pihak NASA menunjukkan bahwa teleskop luar angkasa tersebut akan jatuh dan terbakar di atmosfer pada tahun ini jika tidak segera diberikan intervensi bantuan.
Kerusakan Komponen dan Rencana Pemulihan
Laporan terbaru dari NASA mengonfirmasi bahwa dua dari tiga roda reaksi pada pesawat LINK yang berfungsi mengatur orientasi kini tidak dapat dioperasikan. Tim teknis juga mendeteksi adanya kehilangan fungsi pada sistem pendorong gas.
Meskipun demikian, tim kendali di Bumi masih dapat menjalin komunikasi dengan LINK. Mereka berencana memanfaatkan sistem pendorong propulsi listrik untuk menghentikan putaran tak terkendali dari wahana tersebut.
Langkah selanjutnya adalah mengatur ulang sistem panduan serta navigasi wahana guna menyesuaikan dengan konfigurasi barunya. Proses ini penting sebelum NASA dan Katalyst Space menentukan kepastian kelanjutan misi penyelamatan teleskop Swift.
Pihak Katalyst Space menyatakan optimisme mereka bahwa pesawat LINK tetap mampu menyelesaikan tugas utamanya di luar angkasa.
"Misi ini tetap aktif dan kami terus percaya bahwa dengan perubahan ini, LINK memiliki jalur yang layak untuk bertemu dengan Swift," tulis Katalyst dalam unggah di website-nya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow