Nanik S Deyang Mundur dari Kepala Badan Gizi Nasional
Nanik S. Deyang mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Rabu (22/7/2026) akibat penyumbatan arteri jantung yang dipicu stres ekstrem, hanya satu setengah bulan setelah dilantik pada 8 Juni 2026.
Presiden Prabowo Subianto telah merestui pengunduran diri tersebut dan meminta Nanik untuk memimpin dewan pengawas BGN yang akan segera dibentuk.
Nanik merupakan pimpinan kedua BGN yang lepas jabatan dalam waktu singkat, setelah pejabat sebelumnya, Dadan Hindayana, dicopot dan ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Kejaksaan Agung.
Selama masa jabatannya yang singkat, Nanik mengevaluasi hampir 28.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), menemukan 414 dapur bermasalah hingga mengembalikan ratusan miliar rupiah ke kas negara, mengklasifikasi 3.000 dapur, serta membentuk 11 tim reformasi.
Langkah reformasi tersebut berlangsung di tengah sorotan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Kajian Tata Kelola MBG 2025 yang menilai pendekatan BGN terlalu sentralistik sebagai aktor tunggal dari perencanaan hingga pengawasan.
Selain itu, anggaran program MBG untuk tahun 2026 yang semula dialokasikan sebesar Rp268 triliun mengalami pemangkasan menjadi Rp229 triliun di tengah berbagai catatan seperti kasus keracunan pangan yang menimpa lebih dari 5.000 korban.
Pemerintah melalui Badan Komunikasi (Bakom) RI menegaskan bahwa pengunduran diri Nanik murni disebabkan oleh faktor kesehatan, merespons berbagai spekulasi publik yang beredar.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow