Presiden Prabowo dijadwalkan Hadiri Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama

Smallest Font
Largest Font

Sebanyak 3.000 warga Nahdliyin asal Provinsi Lampung berangkat ke Jombang, Jawa Timur, untuk menghadiri Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, yang rencananya dihadiri Presiden Prabowo Subianto pada 27–31 Agustus 2026.

Gelombang keberangkatan rombongan dari Lampung telah berlangsung sejak Sabtu malam, 22 Agustus 2026, yang terdiri dari pengurus cabang, organisasi otonom, hingga warga di luar struktur. Pengurus Cabang NU dari 15 kabupaten/kota se-Lampung dikabarkan memanfaatkan bus carteran, sementara jajaran pengurus wilayah dijadwalkan terbang pada Selasa, 25 Agustus 2026.

Selain pergerakan massa penggembira dan utusan resmi, arena muktamar juga menjadi ajang dinamika pemilihan kepemimpinan baru PBNU periode 2026–2031. Sejumlah nama mengemuka dalam bursa calon Ketua Umum PBNU, mulai dari petahana KH Yahya Cholil Staquf, KH Abdul Hakim Mahfudz, KH Imam Jazuli, KH Muhammad Yusuf Chudlori, KH M Cholil Nafis, KH Abdul Ghaffar Rozin, Hery Haryanto Azumi, KH Abdussalam Shohib, KH Marsudi Syuhud, hingga Menteri Agama RI KH Nasaruddin Umar.

Direktur Eksekutif Jaringan Muslim Madani, Syukron Jamal, menilai keragaman latar belakang para kandidat calon Ketua Umum PBNU menunjukkan proses regenerasi serta dinamika internal organisasi yang sangat sehat.

"Saya melihat bursa calon Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35 NU sebagai sesuatu yang sangat positif. Ini menunjukkan bahwa NU sedang mengalami proses regenerasi dan kontestasi gagasan yang nyata," ujar Syukron Jamal saat dihubungi MUI Digital pada Senin, 24 Agustus 2026.

Pengamat dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut menambahkan, kepemimpinan mendatang harus fokus menjawab kebutuhan substantif organisasi sesuai tema muktamar dalam menjaga marwah dan memperkaya khidmah.

"Yang jauh lebih penting adalah NU membutuhkan kepemimpinan seperti apa untuk memasuki fase berikutnya. Apalagi Muktamar ke-35 mengusung tema 'Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmah untuk Kemaslahatan Bangsa'," kata Syukron Jamal.

Berdasarkan susunan acara panitia, registrasi peserta dan istighotsah kubro dimulai pada Rabu, 26 Agustus 2026, diikuti seremonial pembukaan pada Kamis malam, 27 Agustus 2026. Rangkaian sidang pleno, laporan pertanggungjawaban, sidang komisi, hingga pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu malam, 29 Agustus 2026, sebelum ditutup secara resmi pada Minggu, 30 Agustus 2026.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed