Mojang Naikkan Spesifikasi Minimum Minecraft Java Edition
Persyaratan sistem Minecraft: Java Edition resmi dinaikkan oleh Mojang setelah 17 tahun tidak mengalami perombakan. Penyesuaian spesifikasi perangkat keras ini dilakukan studio milik Microsoft tersebut demi menjaga kelangsungan game di masa mendatang, dilansir dari Detik iNET. Pengembang menetapkan standar baru agar mayoritas pemain dapat menikmati peningkatan performa secara optimal.
Kebijakan pembaruan spesifikasi teknis ini mulai berlaku secara resmi sejak 21 Juli 2026 untuk mengincar target kualitas grafis preset Fast dan Fancy. Halaman toko resmi permainan kini menargetkan performa resolusi 1080p pada 30 FPS untuk pengaturan Fast. Sementara itu, preset Fancy ditujukan untuk mencapai performa resolusi 1080p pada 60 FPS.
Penggunaan preset Fast atau batas minimum memerlukan RAM 8 GB jika sistem memakai kartu grafis diskrit. Namun, pengguna GPU terintegrasi wajib menyediakan RAM minimal 12 GB.
Pada preset Fancy yang direkomendasikan, pengguna disarankan menyediakan RAM sebesar 16 GB. Mojang juga mewajibkan penggunaan prosesor modern berbasi arsitektur x86-64 atau Arm64. Alokasi memori internal Java Edition sebenarnya hanya memakai sekitar 4 GB RAM secara default. Sisa kapasitas memori yang besar akan dimanfaatkan oleh sistem operasi, launcher, serta program latar belakang.
Dampak Kinerja Perangkat Lawas
Langkah meninggalkan sistem lama diambil agar tim pengembang dapat berfokus melakukan peningkatan teknis yang krusial. Salah satu perombakan utama yang disiapkan adalah migrasi arsitektur grafis dari OpenGL menuju Vulkan.
Perbedaan persyaratan ini membuat Java Edition jauh lebih berat dibanding Bedrock Edition, meski versi Java tetap diminati karena dukungan mod kustom. Walau begitu, Mojang menilai persyaratan anyar ini masih tergolong ringan bila dibandingkan dengan game kelas AAA modern.
"Kami ingin memperjelas kepada para pemain mengenai jenis komputer apa yang bisa menjalankan Java Edition dengan mulus. Meskipun perangkat lama mungkin masih bisa membuka game ini, mereka akan kesulitan memberikan pengalaman bermain yang baik. Hal ini bisa berujung pada frame rate yang rendah, masalah visual, waktu pemuatan (loading) yang lama, atau performa yang tidak sesuai ekspektasi," jelas pihak Mojang, seperti dikutip dari Techspot, Selasa (28/7/2026).
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow