Mentan Otimistis Kekeringan El Nino Tidak Ngaruhi Produksi CPO
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meyakini fenomena kekeringan El Nino tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap produksi minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) Indonesia, dilansir dari Investor Daily pada Senin (31/8/2026).
Pemerintah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi guna menjaga produktivitas komoditas tersebut, terutama dengan memastikan ketersediaan pasokan pupuk dan perawatan tanaman secara berkala.
"Jadi kalau sawit, mudah-mudahan tidak dampaknya. Mungkin ada pengaruhnya tapi mudah-mudahan tidak tidak tidak besar," kata Amran di Karawang.
Fokus utama pemerintah meliputi pemenuhan pasokan pupuk yang tepat waktu, pemeliharaan kebun, hingga penanganan gangguan hama dan dampak kekeringan.
"Upaya kita adalah tentu jangan sampai kekurangan pupuk. Pupuknya harus tepat waktu, kemudian pemeliharaan, kemudian hama, kemudian dampak kekeringan," ujar Amran.
Perhatian khusus juga diarahkan pada perkebunan sawit yang sudah memasuki masa produksi agar ketersediaan airnya tetap terjaga saat terjadi kemarau.
"Kalau ada sawit yang baru tumbuh, stagnan. Oh tapi produksinya yang dimaksud ya? Yang sudah besar kalau bisa diairi-diairi.
Gitu. Banyak langkah-langkah kita," kata Amran.
Kinerja sektor kelapa sawit Indonesia sebelumnya mencatatkan tren positif dengan peningkatan volume ekspor, baik untuk produk olahan setengah jadi maupun ekspor langsung.
"Karena CPO kita tahun lalu kan meningkat kan, dari ekspor 26 menjadi 32 juta ton dengan seluruhnya ya, yang sudah diolah setengah jadi dan yang diekspor langsung," katanya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow