Menlu AS Marco Rubio Tegaskan Tidak Ada Rencana Serangan Militer Baru ke Iran

Smallest Font
Largest Font

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, menyatakan pemerintah AS tidak merencanakan serangan militer baru terhadap Iran, dan kini mengalihkan fokus ke pengetatan sanksi ekonomi terhadap negara tersebut, dilansir dari Investor Daily.

Perubahan strategi ini dilaporkan portal berita Axios pada Rabu (26/8/2026), dan menandai sinyal bahwa Presiden AS Donald Trump menginginkan penyelesaian ketegangan dengan Iran segera tercapai.

Departemen Keuangan AS langsung mengumumkan paket sanksi baru yang menargetkan lima sektor utama ekonomi Iran, yaitu penerbangan, pelayaran, teknologi, perdagangan emas, dan aset digital. Sanksi ini menyasar lebih dari 60 entitas, individu, serta kapal yang terkait dengan jaringan ekonomi dan militer Iran.

Hubungan AS dan Iran telah mengalami ketegangan hebat selama beberapa tahun terakhir, dipicu oleh program nuklir Tehran, sengketa jalur pelayaran di Selat Hormuz, serta keterlibatan aktor regional di Timur Tengah.

Peralihan dari opsi militer ke tekanan ekonomi menjadi babak baru kebijakan luar negeri AS. Sanksi bertujuan mempersempit akses Iran ke sistem keuangan internasional dan mengisolasi transaksi perdagangan energi dan komoditas vitalnya.

Strategi ini juga untuk menghindari perang terbuka yang bisa mengganggu stabilitas pasar minyak global dan perekonomian dunia.

Keputusan ini memberi ruang bagi upaya diplomasi regional, meskipun efektivitas sanksi baru masih menjadi sorotan dalam menentukan stabilitas jangka panjang di kawasan Timur Tengah.

"Pemerintah AS saat ini tidak memiliki rencana untuk melancarkan serangan militer baru terhadap Iran," ujar Marco Rubio, Menteri Luar Negeri AS.

Rubio menegaskan bahwa fokus kini beralih ke instrumen tekanan lain, terutama pengetatan sanksi ekonomi.

Menkeu AS Scott Bessent menyampaikan bahwa paket sanksi tersebut membidik lima sektor utama ekonomi Iran dan lebih dari 60 entitas serta individu terkait jaringan ekonomi dan militer Iran.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed