Menteri Koperasi Dukung Pengembangan Motor Listrik Nasional Mimo

Smallest Font
Largest Font

Menteri Koperasi Ferry Juliantono memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan motor listrik nasional bernama Mimo sebagai langkah memperkuat ekonomi kerakyatan dan kemandirian industri dalam negeri pada Minggu (19/7/2026).

Dukungan tersebut disampaikan di sela kegiatan GenCoopRun yang berlangsung dalam suasana hari bebas kendaraan bermotor (CFD) di Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta, dilansir dari Investor Daily. Peninjauan unit Mimo yang dirancang oleh anak bangsa ini bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2026.

Apresiasi mendalam diberikan terhadap kehadiran kendaraan ramah lingkungan ini karena dinilai sejalan dengan ruh gerakan koperasi untuk mewujudkan kemandirian ekonomi.

"Motor listrik nasional seperti ini adalah bukti bahwa anak bangsa mampu menjawab kebutuhan rakyatnya sendiri. Kalau inovasinya lahir di dalam negeri, nilai tambahnya juga harus dinikmati rakyat kita. Di sinilah koperasi bisa masuk sebagai wadah agar transisi ke kendaraan listrik tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga menyejahterakan," ujar Ferry Juliantono, Menteri Koperasi.

Peluang besar dari transisi mobilitas bersih ini diyakini mampu menyentuh berbagai lini koperasi, mulai dari rantai pasok komponen hingga skema kepemilikan bagi pelaku usaha mikro.

"Ekosistem produksinya juga harus melibatkan koperasi dan menumbuhkan home industri, sehingga produksi motor Mimo menggerakkan ekonomi kerakyatan. Bayangkan kalau para pengemudi dan UMKM tergabung dalam koperasi, lalu bersama-sama mengadopsi kendaraan listrik buatan bangsa sendiri. Itu ekonomi kerakyatan yang nyata, bukan sekadar wacana," kata Ferry Juliantono.

Kegiatan GenCoopRun sendiri menjadi wadah bertemunya komunitas koperasi dari berbagai daerah yang dipadukan dengan bazar produk unggulan di sepanjang koridor Rasuna Said.

Pihak produsen menyambut positif atensi yang diberikan oleh pemerintah terhadap ekosistem kendaraan roda dua bertenaga setrum buatan lokal tersebut.

“Sejak 2023, perusahaan fokus mengembangkan motor listrik yang benar-benar cocok untuk kebutuhan orang Indonesia.

“Dukungan dari Kementerian Koperasi memperkuat keyakinan kami bahwa mobilitas bersih bisa tumbuh dari dalam negeri dan bermanfaat langsung bagi masyarakat," ujar Adicahya, founder Mimo Mobility.

Mimo saat ini tengah berada dalam fase pengembangan prototipe generasi kedua (Gen-2 prototype) untuk bersiap melakukan uji produksi awal di Indonesia serta sudah membuka daftar tunggu bagi konsumen.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed