Marc Marquez Menangi MotoGP Aragon usai Salip Marco Bezzecchi
Pembalap tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, sukses mengunci kemenangan dalam balapan MotoGP Aragon di Sirkuit MotorLand Aragon, Alcaniz, Spanyol, pada Minggu, 30 Agustus 2026. Hasil ini membawa Marquez naik ke peringkat kedua klasemen sementara.
Kemenangan tersebut memberikan tambahan 25 poin bagi Marquez sehingga total raihannya menjadi 237 poin. Marquez berhasil menggeser Marco Bezzecchi ke posisi ketiga sekaligus memotong jarak dari pimpinan klasemen sementara, Jorge Martin, menjadi selisih 19 poin.
Martin masih memuncaki klasemen dengan koleksi 256 poin setelah menyelesaikan balapan di posisi kelima. Sementara itu, posisi kedua podium balapan Aragon diisi oleh Pedro Acosta yang menambah raihan poinnya menjadi 189 poin.
Jalannya balapan diwarnai persaingan sengit sejak awal. Bezzecchi sempat memimpin lomba sebelum disalip oleh Marquez pada lap keenam melalui aksi manuver sengit di trek lurus dalam kecepatan tinggi melebihi 300 km/jam.
"Itu adalah momen yang luar biasa, maksud saya, momen yang sangat menakutkan," ujar Marc Marquez, pembalap Ducati Lenovo.
Marquez menjelaskan bahwa perangkat aerodinamika pada motor modern menyebabkan efek gaya hisap ekstrem ketika dua pembalap saling berdekatan dalam kecepatan tinggi.
"Dengan semua sistem aerodinamis yang ada, pada kecepatan 300 kilometer per jam, motor kami seolah-olah saling terhisap satu sama lain. Saya sudah mencoba memberi ruang dan bergeser ke sisi kanan, tetapi posisi kami seolah 'tertempel'," tambah Marc Marquez.
Ia menuturkan bahwa situasi tersebut membuat pengendalian motor di lintasan menjadi sangat sulit bagi kedua pembalap.
"Jika Anda melihat tayangan ulangnya, bahkan sempat terjadi wheelie kecil di gigi enam dan sangat mustahil untuk menjauh dari motornya. Jadi itu momen menakutkan, tapi tontonan bagus bagi para fans," tutur Marc Marquez.
Setelah mengamankan posisi terdepan dari Bezzecchi, Marquez terus memimpin hingga menyentuh garis finis dengan keunggulan 1,8 detik atas Pedro Acosta.
"Segera setelah memimpin balapan, saya mencoba mengelola kecepatan. Ketika balapan menyisakan 10 lap, saya menekan sedikit gas, membuka jarak, dan mengontrolnya kembali," ujar Marc Marquez.
Di sisi lain, Bezzecchi mengakui bahwa kecepatan motor Aprilia miliknya belum cukup tangguh untuk membendung laju Marquez di Sirkuit MotorLand Aragon.
"Bahkan saat saya memimpin, saya melihat kecepatan saya bukan yang terbaik," ujar Marco Bezzecchi, pembalap Aprilia Racing.
Ia menegaskan niat awalnya hanya ingin memberikan perlawanan agar langkah para pesaingnya tidak berlangsung terlalu mudah.
"Saya berusaha memperlebar jarak, tetapi saya tahu Marc akan kembali mendekat. Sejujurnya, saya ingin membuat upaya mereka - termasuk Pedro - menjadi sedikit lebih sulit, tetapi saya malah kehilangan kedua posisi itu hanya dalam hitungan detik!" ujar Marco Bezzecchi.
Bezzecchi pun membenarkan adanya gangguan turbulensi yang membuat motornya sulit dijauhkan dari area lintasan Marquez.
"Saat kami melaju berdekatan di trek lurus, aliran udaranya terasa aneh. Saya ingin menjauh darinya, tetapi terkadang saya justru malah semakin mendekat," ujar Marco Bezzecchi.
Kondisi tersebut memaksa Bezzecchi melakukan pengereman lebih awal sehingga posisinya direbut oleh Pedro Acosta.
"Saat itu posisi saya agak terlalu ke kiri [lintasan], jadi saya harus mengerem sedikit lebih awal, dan pada saat itulah Pedro datang dari arah kanan dengan kecepatan tinggi. Sayangnya, saya kehilangan posisi. Tapi itu momen yang seru!" ujar Marco Bezzecchi.
Kendati terlempar ke posisi ketiga pada balapan utama, Bezzecchi tetap merasa puas dengan pencapaian akhir pekannya di Aragon.
"Ini adalah akhir pekan yang luar biasa. Tahun lalu, saya datang ke sini dan memulai balapan dari posisi paling belakang. Tahun ini, saya meraih pole position dan mencatatkan dua kali naik podium. Jadi, saya sangat puas," ujar Marco Bezzecchi.
Hasil ini sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan Marquez di Aragon menjadi enam kemenangan beruntun sejak menunggangi motor Ducati, sementara Bezzecchi unggul di atas Alex Marquez yang finis di urutan kelima.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow