Pecco Bagnaia Alami Kesulitan Berat di MotoGP Aragon 2026
Pecco Bagnaia mengalami kesulitan besar pada balapan MotoGP di Aragon 2026, gagal meraih poin setelah finis ke-11 di balapan sprint dan mengalami kecelakaan di balapan utama. Ia mengaku merasa "terhina" dan berada pada titik terendah dalam kariernya.
Bagnaia menghadapi masalah grip belakang yang serius, membuatnya kehilangan kendali hingga terjatuh pada putaran keenam dari 23 lap. Ia menyatakan ban belakang habis hanya dalam lima lap meski tidak mendorong secara berlebihan.
"Saya punya nol grip. Benar-benar nol grip," ujar Bagnaia, yang menambahkan bahwa ia menggunakan peta mesin dengan tenaga lebih rendah setelah lima lap karena ban sudah habis.
Bagnaia mengaku performanya menurun sejak balapan Silverstone dan khawatir menghadapi sirkuit dengan tingkat grip lebih rendah di masa depan. Ia merasa sulit mengendarai motor dengan natural dan setiap mencoba mendorong lebih keras justru berujung kecelakaan.
"Saya memberikan segalanya untuk Ducati, tapi sulit menerima situasi ini meski sudah berusaha keras," kata pebalap asal Italia itu.
Meski mengalami kesulitan, Bagnaia menegaskan dirinya tidak akan menyerah dan bertekad memberikan yang terbaik hingga akhir musim sebelum bergabung dengan Aprilia pada 2027.
"Saya tahu potensi saya ketika merasa nyaman dengan motor adalah untuk menang atau masuk tiga besar. Saya di sini untuk berusaha maksimal dan tidak akan menyerah," ujarnya.
Bagnaia juga membandingkan performanya dengan pebalap Ducati lainnya, khususnya Alex Marquez, yang menurutnya mendapatkan dukungan motor yang lebih baik. "Data kami sangat berbeda, seperti melihat dua motor yang berbeda," katanya.
Meski begitu, Bagnaia berharap bisa mengulangi performa impresifnya di Jepang tahun lalu saat menghadapi balapan berikutnya di Misano yang dianggap sangat penting.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow