LPDP Alokasikan Rp80 Juta untuk Guru SMK Magang di Jerman

Smallest Font
Largest Font

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) berkolaborasi dengan Direktorat SMK Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan bantuan biaya hidup bagi 50 guru SMK yang lolos seleksi magang di Jerman. Pelepasan peserta program magang luar negeri tersebut diselenggarakan di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, pada Selasa (1/9/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Setiap peserta menerima alokasi dana sebesar 1.400 euro atau sekitar Rp28 juta per bulan selama masa program tiga bulan. Bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan akomodasi, transportasi, hingga biaya makan harian para guru selama berada di Jerman.

Kepala Divisi Kerjasama dan Pengembangan Beasiswa LPDP, Agam Bayu Suryanto, menjelaskan rincian alokasi dana bantuan yang dikucurkan pihak pemerintah tersebut.

"1,400 euro dikonversi (jadi) 28 juta rupiah per bulan. Nanti ditotal, dikali 3, sekitar Rp 80 jutaan. Kami harapkan bantuan dari LPDP dapat dimanfaatkan untuk bapak dan ibu bisa hidup sehat," jelas Agam Bayu Suryanto, Kepala Divisi Kerjasama dan Pengembangan Beasiswa LPDP.

Program pemagangan ini berlangsung selama tiga bulan di dua lembaga pendidikan Jerman, yakni Dresden University of Technology untuk bidang keahlian konstruksi manufaktur serta FESTO untuk bidang mekatronika, elektronika industri, otomasi industri, dan teknik tenaga listrik. Dari total 50 peserta yang lolos seleksi selama dua bulan, sebanyak 34 guru ditempatkan di Dresden University of Technology dan 16 guru di FESTO.

Agam menyampaikan bahwa LPDP memberi kesempatan bagi para peserta jika berencana melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi setelah menyelesaikan program ini.

"Nanti kalau pulang dari magang silahkan kalau mau ambil studi lanjut S2 bisa berkesempatan untuk ikut berkompetisi seleksi beasiswa S2 LPDP. Yang masih S2 boleh ambil lanjut S3 di LPDP," jelas Agam.

Evaluasi terhadap program magang ini akan dilakukan oleh pihak LPDP untuk melihat keberlanjutan serta dampak nyata bagi para guru di masa mendatang.

"Kalau kami, di LPDP, nanti mengevaluasi program ini dan ingin ada keberlanjutan, sudah ada bukti tentang kebermanfaatan dan outcome yang berdampak," tuturnya.

Pihak LPDP juga memberikan imbauan mengenai pentingnya menjaga kondisi fisik dan pemenuhan gizi seluruh peserta selama menjalani magang.

"Jadi makan daging, telur, minum susu. Jadi uangnya jangan dihemat-hemat, disisihkan ditabung ya, bapak dan ibu. Gunakan semaksimal mungkin untuk menjaga kesehatan," ujarnya.

Selain peningkatan kompetensi, para peserta diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk membangun jaringan profesional selama berada di negara tempat Prof. B.J. Habibie menuntut ilmu.

"Nah, itu yang mahal, bapak ibu, jejaring dan hubungannya. Dan juga, pengalaman belajar di negara tempat Prof Bacharuddin Jusuf Habibie belajar," sambungnya.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed