Lady Nayoan Makamkan Ibunda di Pemakaman Keluarga Bekasi
Selebritas Lady Nayoan menghadiri pemakaman sang ibunda, Rima Sania Pontoh, di lahan pemakaman keluarga kawasan Tambun, Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (27/8/2026). Seperti dilansir dari Detik Hot, prosesi pemakaman Kristen dan ibadah tutup peti tersebut dihadiri oleh keluarga dekat serta para pelayat yang mengenakan pakaian putih.
Suasana haru menyelimuti prosesi saat jenazah diturunkan ke liang lahat. Lady Nayoan terlihat menangis sembari memeluk suaminya, Rendy Kjaernett, yang setia mendampingi di sampingnya selama seluruh rangkaian acara pemakaman berlangsung.
Usai prosesi pemakaman selesai, Lady menceritakan alasan pemilihan lokasi pemakaman sang ibu yang diputuskan bersama sanak saudara.
"Sebenarnya ini tuh tanah keluarga ya. Mama, kakak-beradik sisa bertiga ya kalau nggak salah, itu ngumpul semua di sini," kata Lady Nayoan.
Di area pemakaman tersebut terdapat sebuah bangunan kamar yang sedang dalam proses pembangunan sebelum almarhumah mengembuskan napas terakhir.
"Kalau teman-teman lihat ada ini rumah yang apa nih, kayak bukan rumah ya, kayak kamar ruangan yang dibangun. Itu emang Mama tuh lagi bangun bareng kita, maunya Mama," tutur Lady Nayoan.
Ia juga mengungkapkan rasa sedihnya karena proyek bangunan impian sang ibu tersebut belum sempat diselesaikan hingga akhir hayatnya.
"Yang paling saya sedihin itu doang, itu belum selesai gitu. Tapi saya mengucap syukurnya, ya, ya udah mungkin itu dan jadi tempat saya sama Rendy nginep kalau nengokin Mama ke sini," ungkap Lady Nayoan.
Keputusan menempatkan peristirahatan terakhir almarhumah di lokasi tersebut murni merupakan hasil musyawarah pihak keluarga besar.
"Kalau yang minta di sini, Mama sih gak pernah, gak pernah minta-minta gitu. Cuma kan kita, maksudnya pasti kan adik-kakak, apa... kakak-kakaknya mama saya itu kan pasti orang tua buat saya, ya, gitu," beber Lady Nayoan.
Keberadaan tempat pemakaman di kawasan Tambun ini menyimpan banyak momen emosional bagi Lady karena keterbatasan waktunya untuk berkunjung sebelumnya.
"Karena jujur, rumah ini kan jauh, ya, saya tuh jarang banget ke sini. Saya 13 bersepupu, saya tuh paling sibuk. Jadi, saya kalau ngumpul persepupuan di sini, saya jarang banget," ungkap Lady Nayoan.
Lady mengingat kembali momen kenangan masa lalu ketika mendiang ibunya yang lebih sering datang menghampiri tempat tinggalnya.
"Jadi, saya tuh kalau ke sini, saya sedih, why saya datang ke sini mama saya gak ada? Selalu mama saya yang Kelapa Gading, nyamperin saya di Senopati, nyamperin saya di mana," ujar Lady Nayoan.
Pengalaman berduka ini memicu perenungan mendalam bagi Lady mengenai pentingnya menghabiskan serta menghargai waktu bersama orang tua.
"Jadi, kalau saya ke sini tuh, saya bilang sama Rendy, 'Ya itu ya manusia', gitu. Kalau maksudnya penyesalannya tuh bukan penyesalan yang gimana ya, tapi kayak, 'Ya udah, penyesalan jadi nginget aja waktu-waktu kita sama orang tua yang masih ada ya, lebih baik... lebih baik dijaga', gitu," ungkap Lady Nayoan.
Almarhumah Rima Sania Pontoh mengembuskan napas terakhir pada Senin (24/8/2026) malam setelah riwayat sakit kanker ginjal yang diidapnya selama kurun waktu kurang lebih tiga tahun.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow