Kodam Pattimura Rampungkan 55 Jembatan dan 98 Sumur Bor di Maluku

Smallest Font
Largest Font

Jajaran Kodam XV/Pattimura memfasilitasi pembangunan serta perbaikan 55 titik Jembatan Garuda Merah Putih di Provinsi Maluku dan Maluku Utara sepanjang 2026. Langkah ini menjadi bagian dari Program Unggulan TNI Angkatan Darat untuk Rakyat yang digagas berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto dan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Pembangunan infrastruktur penyeberangan tersebut tersebar di 13 satuan kewilayahan, mencakup kawasan Ternate, Masohi, Tual, Tidore, Namlea, Saumlaki, Tobelo, Labuha, Sula, Moa, Weda, Seram Bagian Barat, hingga Morotai. Pengerjaan fisik proyek jembatan diselesaikan secara gotong royong bersama pemerintah daerah, Forkopimda, aparat kepolisian, dan tokoh masyarakat setempat.

Proses penyelesaian fisik seluruh jembatan tersebut memakan kurun waktu bervariasi, mulai dari kurang dari satu bulan hingga maksimal satu setengah bulan. Kehadiran akses darat ini berhasil memangkas durasi distribusi hasil pertanian warga dari yang sebelumnya memakan waktu lima jam menjadi satu jam, serta mempermudah mobilitas antardusun bagi para siswa sekolah.

"Program Jembatan Garuda Merah Putih dan Program Sumur Bor merupakan program unggulan dari Bapak KSAD untuk mendukung gagasan Bapak Presiden Prabowo Subianto. Bagi TNI AD jarak bukanlah penghalang untuk mengabdi kepada NKRI dan rakyat. TNI AD dengan rakyat bagaikan ikan dan air; di mana pun berada kita saling membantu, bahu-membahu, dan saling memerlukan," kata Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto saat meninjau lokasi pembangunan pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

Pangdam XV/Pattimura menilai pemangkasan waktu tempuh tersebut membawa dampak signifikan terhadap pergerakan roda perekonomian desa dan sarana akses sarana pendidikan masyarakat setempat.

"Saya lihat sangat membantu sekali untuk transportasi perdagangan atau jualan buah-buah mereka yang ada di desa-desa itu yang seharusnya bisa 5 jam ini bisa jadi 1 jam. Ini luar biasa nilai manfaatnya terhadap pertumbuhan ekonomi dan pendidikan masyarakat Indonesia diharapkan dengan ada ini semuanya bisa terjaga, semuanya bisa berjalan dengan baik," ujar Dody.

Mayjen TNI Dody Triwinarto turut meminta warga di sekitar wilayah pembangunan untuk merawat sarana publik tersebut agar masa pakainya bertahan lama.

“Jika ada kendala, jika ada masalah jembatan ini tidak usah sungkan lapor ke Bapak TNI yaitu kepada babinsa kepada Pak Danramil atau kepada Pak Dandim tentu akan kita atensi karena ini adalah tanggung jawab kita bersama sehingga besar harapan kami dengan jembatan ini punya nilai manfaat yang cukup besar dan cukup banyak kepada masyarakat,” jelas Dody.

Pangdam menegaskan komitmen jajarannya untuk terus mendampingi serta membantu kehidupan masyarakat di daerah perbatasan dan kepulauan.

"TNI AD hadir untuk rakyat, mengabdi bersama rakyat, dan tumbuh kuat bersama rakyat," kata Dody.

Selain infrastruktur penyeberangan darat, TNI Angkatan Darat memfasilitasi kebutuhan air bersih warga melalui program TNI Manunggal Air dengan membangun 98 titik sumur bor di wilayah Masohi, Tual, Namlea, Moa, Seram Bagian Barat, Ternate, Tidore, Tobelo, Labuha, Sula, Weda, hingga Morotai. Guna menunjang mobilitas masyarakat pesisir, Kodam XV/Pattimura juga membagikan 16 unit perahu longboat melalui jajaran Kodim di wilayah Maluku dan Maluku Utara.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed