Kementerian PU Rampungkan Jembatan Gantung Geser Cemara di Lombok Barat
Akses konektivitas masyarakat pesisir di Desa Lembar Selatan, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, kini semakin kuat. Kementerian Pekerjaan Umum telah menyelesaikan pembangunan Jembatan Gantung Cemara sepanjang 27,5 meter yang melintas di atas Muara Pantai Cemara, seperti dikutip dari Investor Daily. Infrastruktur ini tercatat sebagai jembatan gantung geser atau movable bridge pertama di Indonesia.
Kehadirannya dirancang untuk mempermudah akses warga sekaligus menjaga kelancaran lalu lintas kapal nelayan setempat. Sistem movable bridge memungkinkan bentang jembatan digeser secara horizontal ke arah kanan atau kiri. Ketika kapal nelayan melintas di Muara Cemara, bagian jembatan dipindahkan sementara agar jalur pelayaran tetap terbuka, lalu dikembalikan seperti semula untuk dilintasi warga.
Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa fasilitas ini memberikan dampak langsung bagi efisiensi mobilitas warga. “Jembatan gantung memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Mobilitas menjadi lebih mudah, distribusi hasil pertanian lebih lancar, dan akses terhadap layanan publik semakin terbuka,” kata Menteri Dody.
Perancangan struktur ini disesuaikan dengan kondisi geografis Desa Lembar Selatan. Jalur Muara Cemara rutin menjadi rute perahu nelayan, sementara warga membutuhkan perlintasan aman untuk menghubungkan Dusun Puyahan dan Dusun Cemare. Kehadiran jembatan gantung geser ini diproyeksikan mampu menyokong pengiriman hasil tangkapan laut. Selain itu, akses menuju destinasi wisata mangrove di Pantai Cemara turut terbuka sehingga berpotensi mendorong roda ekonomi lokal.
Pelaksanaan proyek Jembatan Gantung Cemara dilakukan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional NTB, lengkap dengan pembangunan jalan pendekatnya. Seluruh rangkaian struktur kini telah beroperasi secara terpadu guna melayani warga pesisir. Langkah pembangunan ini sejalan dengan arah kebijakan PU 608 dalam menghadirkan sarana publik yang adaptif. Kementerian PU menerapkan rekayasa teknis tepat guna untuk menjawab kebutuhan transportasi masyarakat tanpa mengganggu aktivitas ekonomi harian.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow