Kemenag Morowali Bentuk Panitia Persiapan OMI 2026
Pembentukan panitia pelaksana tingkat kabupaten dan penyamaan persepsi tahapan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 resmi dimulai oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Morowali pada Kamis, 27 Agustus 2026. Langkah ini diambil untuk menjaring peserta didik madrasah yang siap bersaing hingga tingkat nasional.
Persiapan tersebut dibahas melalui Rapat Koordinasi OMI 2026 yang diselenggarakan oleh Seksi Pendidikan Islam di Aula Kantor Kemenag Morowali. Agenda ini dihadiri oleh jajaran kepala madrasah serta operator madrasah dari seluruh wilayah Kabupaten Morowali.
Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Morowali, Abdul Rauf, menekankan pentingnya pembagian peran antara kepala madrasah, guru pembina, dan operator. Guru pembina berfokus pada pembimbingan siswa, sedangkan operator mengelola administrasi serta alur teknis pendaftaran.
"Operator memiliki peran yang sangat penting dalam proses administrasi, pendataan, dan pelaksanaan teknis kegiatan. Oleh karena itu, koordinasi dan kerja sama yang baik harus terus diperkuat agar seluruh tahapan OMI dapat berjalan lancar dan menghasilkan peserta terbaik yang siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi," ujar Abdul Rauf, Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Morowali.
Pelaksanaan OMI 2026 diproyeksikan sebagai ruang penguatan karakter siswa yang menyatu dengan konsep Kurikulum Berbasis Cinta gagasan Menteri Agama Republik Indonesia.
"Kompetisi bukan hanya ajang untuk mencari juara, tetapi juga sarana membentuk karakter peserta didik yang unggul, berakhlak, dan memiliki rasa cinta terhadap ilmu pengetahuan," ujar Marwiah, Kepala Kemenag Morowali.
Marwiah turut mengapresiasi kinerja operator madrasah dalam mengawal program pendidikan di daerah. Kemenag Morowali menargetkan perwakilan madrasah setempat mampu mencetak prestasi yang lebih tinggi pada ajang OMI tingkat provinsi maupun nasional dibanding edisi sebelumnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow