Truk Rem Blong Tabrak Sembilan Kendaraan di Sibolangit

Smallest Font
Largest Font

Kecelakaan beruntun yang melibatkan sembilan kendaraan terjadi di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Jumat, 17 Juli 2026, sekitar pukul 10.30 WIB. Insiden maut yang diduga dipicu oleh truk pengangkut galon air mineral yang mengalami rem blong ini mengakibatkan korban jiwa serta belasan orang luka-luka.

Jumlah korban dalam peristiwa ini dilaporkan bervariasi oleh pihak kepolisian saat proses evakuasi berlangsung. Pihak kepolisian segera mengamankan sopir truk dan membawa seluruh korban ke fasilitas kesehatan terdekat.

"Semua korban sudah dievakuasi, sembilan-sembilannya. Jadi totalnya sembilan korban, dua meninggal dunia, dua luka berat dan lima luka ringan," kata Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dilansir dari detikSumut.

Kombes Jean Calvijn Simanjuntak menambahkan bahwa kepolisian menduga kegagalan fungsi pengereman pada truk pengangkut air mineral menjadi penyebab utama tabrakan beruntun di jalur perbukitan tersebut.

"Dugaan awal bahwa sopir yang mengendarai truk berisi galon air mineral dari Karo menuju Medan mengalami rem blong," katanya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP SL Widodo sempat memberikan keterangan awal saat proses penanganan tempat kejadian perkara masih berlangsung.

"Sejauh ini diketahui ada lima mobil yang tabrakan. Korban yang meninggal dunia ada satu orang," kata Widodo kepada Kompas.com melalui sambungan telepon.

AKBP SL Widodo menjelaskan bahwa sejumlah petugas langsung diturunkan ke area dekat Villa Green Hill Sibolangit untuk melakukan sterilisasi jalur dan mengevakuasi badan kendaraan yang ringsek.

"Petugas sudah ada di sana untuk melakukan proses evakuasi. Informasi lebih lanjut nanti disampaikan," ucapnya.

Perkembangan data terbaru mengenai jumlah korban dan detail kendaraan dirilis oleh Kepolisian Daerah Sumatera Utara. Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan memaparkan kendaraan yang terlibat terdiri atas satu truk pengangkut galon, dua truk colt diesel, lima minibus, dan satu sepeda motor, dengan korban meninggal dunia mencapai empat orang.

"Hingga saat ini dari data yang kita peroleh ada empat orang yang dilaporkan meninggal dunia. Kemudian delapan orang lainnya mengalami luka-luka. Seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit dan puskesmas terdekat," jelasnya seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Kombes Pol Ferry Walintukan menerangkan bahwa truk tangki kehilangan kendali saat melalui jalan menurun yang cukup padat kendaraan sehingga menabrak antrean mobil di depannya secara beruntun.

"Truk kemudian kehilangan kendali dan menabrak delapan kendaraan yang berada di depannya. Benturan beruntun tidak dapat dihindari hingga menyebabkan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan parah dan menimbulkan korban jiwa," paparnya.

Polda Sumut merilis identitas korban tewas yaitu Heppi Sitinjak (60), Dinaria Manik (60), Samsir Sitinjak (30), dan Anton Simorangkir. Kepolisian bersama personel gabungan juga fokus melakukan normalisasi arus lalu lintas yang sempat mengalami kemacetan panjang.

"Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi korban, mengatur arus lalu lintas, serta mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan. Proses pendataan dan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan masih terus dilakukan," terangnya.

Sebagian korban luka dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik Medan. Pihak manajemen rumah sakit mengonfirmasi telah menerima pasien rujukan dan satu jenazah korban kecelakaan tersebut.

"Hingga saat ini, kuota enam korban kecelakaan di Sibolangit masih menjalani perawatan di IGD dalam kondisi sadar," ujar Manajer Hukum dan Humas RS Adam Malik Rosario Dorothy Simanjuntak di Medan kepada ANTARA.

Rosario Dorothy Simanjuntak, yang akrab disapa Ocha, menjelaskan lima pasien mengalami patah tulang dan luka ringan, sedangkan satu pasien anak mengalami cedera kepala berat dan sedang ditangani intensif oleh tim dokter spesialis.

"Di IGD kami sudah menyiagakan dokter-dokter spesialis untuk menangani kondisi pasien sesuai tingkat kegawatdaruratannya," ujarnya.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed