Jaecoo J5 Raih Penjualan 16990 Unit di Pasar SUV Listrik

Smallest Font
Largest Font

Produsen otomotif di bawah naungan Chery Group berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 16.990 unit melalui model Jaecoo J5, seperti dilansir dari Detik Oto. Pencapaian ini membuat merek baru tersebut langsung menguasai 24,36 persen pangsa pasar mobil listrik nasional.

Keberhasilan model SUV listrik ini didorong oleh kemampuannya dalam memenuhi preferensi dan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia. Kendaraan ini dibekali jarak tempuh melebihi 460 kilometer untuk satu kali pengisian daya penuh.

Head of Marketing Jaecoo Indonesia Mohammad Ilham Pratama menjelaskan faktor pendorong tingginya minat konsumen terhadap model ini.

"Konsumen melihat J5 ini EV SUV yang dapat memberikan pilihan baru, dan solutif untuk berkendara mobilitas saat ini," jelas Ilham.

Ia mengungkapkan bahwa tren pasar saat ini makin menyukai kombinasi kendaraan SUV dan efisiensi teknologi listrik.

"Konsumen bukan hanya merepresentasikan diri dan si penggunanya. Kita melihat bahwa konsumen melihat sebuah mobil yang dapat mendukung mobilitas, efisien tentunya," kata Ilham.

Efisiensi tersebut terlihat dari simulasi operasional. Untuk mobil ICE 1.500 cc turbo jarak tempuh 1.500 km per bulan, konsumsi bensin harian mencapai Rp81.250 (RON 92 Rp16.250/liter), biaya bulanan Rp2.500.000, dan perawatan Rp2.000.000, sehingga total setahun Rp31.250.000. Sementara Jaecoo J5 EV hanya membutuhkan biaya energi harian Rp9.600 (Rp1.700/kWh), biaya bulanan Rp290.000, dan perawatan Rp500.000, sehingga total setahun Rp4.000.000. Selisih penghematan mencapai Rp27.250.000 per tahun atau 88 persen, belum termasuk insentif pembebasan pajak tahunan.

Pihak manajemen turut mengapresiasi penerimaan positif masyarakat terhadap keunggulan spesifikasi yang ditawarkan.

"SUV EV dan kita mengapresiasi bahwa J5 EV saat ini menjadi pilihan yang sangat signifikan dalam kondisi saat ini, kalau secara range, range kita 460 km lebih, sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masyarakat saat ini, mereka membutuhkan EV dan SUV," papar Ilham.

Menanggapi keluhan konsumen terkait durasi inden unit, perusahaan mengonfirmasi telah melakukan pembenahan rantai pasok. Waktu pengiriman yang sebelumnya melebihi satu bulan kini dipangkas menjadi kurang dari satu bulan seiring percepatan proses administrasi.

"Kami berharap angka dari J5 ini terus bertumbuh seiring berjalannya waktu, kami minta maaf kalau kemarin pengiriman sering ditanyakan konsumen, saat ini kita terus mengevaluasi dan improvisasi dengan pengiriman, saat ini bisa kita bilang lebih cepat dari sebelumnya, kalau mungkin sebelumnya lebih dari sebulan, sekarang sudah dapat kurang dari satu bulan, tentunya itu disesuaikan dengan kelengkapan dan penyelesaian administrasi yang diharuskan pada saat melakukan pembelian," ungkap Ilham.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed