Iran dan Oman Sepakati Pembagian Hasil Pelayaran Selat Hormuz
Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menyepakati kerja sama dengan Oman terkait pembagian pendapatan dari lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz pada Kamis (27/8/2026), sebagaimana dilansir dari Investor Daily.
Kesepakatan tersebut diraih sehari setelah pertemuan diplomat tingkat tinggi kedua negara di Teheran. Selain membagi pendapatan, Iran dan Oman menetapkan batas wilayah perairan serta menyepakati koordinat geografis untuk koridor transit sementara dan pembersihan ranjau.
Juru Bicara Garda Revolusi Iran, Hossein Mohebi, membenarkan pencapaian titik terang terkait wilayah perairan dan skema pembagian hasil tersebut.
"Dalam negosiasi dengan Oman, beberapa kesepakatan telah dibuat terkait bagian wilayah perairan masing-masing negara di Selat Hormuz serta bagian pendapatan untuk Iran dan Oman," kata Hossein Mohebi, Juru Bicara Garda Revolusi Iran.
Di sisi lain, proses finalisasi kesepakatan secara menyeluruh masih terhambat oleh penolakan Amerika Serikat terhadap tuntutan Iran. Iran menuntut penarikan biaya dari setiap kapal yang melintas, tetapi AS menolaknya secara tegas.
Pemerintah Iran menegaskan jalur laut strategis tersebut tidak akan dibuka sepenuhnya sebelum pihak Amerika Serikat mencabut blokade angkatan laut, menghentikan sanksi minyak, serta mencairkan aset Iran yang dibekukan di luar negeri.
Sebagai bentuk balasan atas blokade Iran sejak pecahnya perang pada 28 Februari 2026, pemerintah Amerika Serikat menerapkan blokade tandingan terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran dan mengancam akan menjatuhkan sanksi baru.
Selat Hormuz merupakan jalur vital distribusi energi global yang menghubungkan produsen minyak Timur Tengah dengan pasar Asia, Eropa, dan Amerika Utara, dengan mengangkut sekitar 20 persen pasokan minyak mentah serta gas alam cair dunia setiap harinya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow