Inggris Bagikan Teknologi Jammer Drone ke Ukraina

Smallest Font
Largest Font

Perdana Menteri Inggris Andy Burnham mengumumkan pengalihan hak kekayaan intelektual teknologi anti-drone "Stone Cloak" kepada Ukraina saat menerima kunjungan Presiden Volodymyr Zelenskyy di pangkalan angkatan laut Inggris pada Senin (27/07/2026).

Kesepakatan tersebut memungkinkan Ukraina memproduksi massal perangkat pengacak sinyal berukuran komputer tablet itu untuk melindungi drone tempur dari sistem pertahanan udara Rusia. Pemerintah Inggris sebelumnya telah mengirimkan ribuan unit jammers tersebut ke medan perang, dan kini data penggunaan di lapangan akan dimanfaatkan Inggris untuk mengembangkan senjata jarak jauh terbarunya seperti Project Brakestop.

Dalam pertemuan di pangkalan angkatan laut, kedua pemimpin menyapa lebih dari 200 personel militer Ukraina yang baru menyelesaikan latihan militer maritim Exercise Sea Breeze bersama 15 negara mitra. Selama empat tahun konflik bersenjata, Inggris mencatat total komitmen bantuan mencapai 25 miliar poundsterling, dengan 16 miliar poundsterling di antaranya disalurkan dalam bentuk bantuan militer langsung.

"Britania berdiri bersama Ukraina, bahu-membahu, dan dukungan kami tetap tidak tergoyahkan. Rusia tidak boleh meragukan tekad kami, dan kami tidak akan mundur sampai kami mencapai perdamaian yang bertahan lama dan adil bagi Ukraina," ujar Andy Burnham, Perdana Menteri Inggris.

Langkah penguatan teknologi tempur ini bertepatan dengan penghentian menteri pertahanan Ukraina Mykhailo Fedorov pekan lalu. Pergantian pejabat tersebut sempat memicu kekhawatiran dari Amerika Serikat terkait keberlanjutan tindakan tegas terhadap kasus korupsi internal dan dukungan akses internet satelit Starlink.

"Stone Cloak adalah inovasi terbaik buatan Inggris yang telah teruji di garis depan, dan ini akan sangat penting untuk melindungi keamanan di kedua negara kita," kata Andy Burnham, Perdana Menteri Inggris.

Di tengah pergantian kepemimpinan di Inggris setelah Keir Starmer melepas jabatannya dan menyerahkan piagam penghargaan Order of Freedom dari Kyiv, Zelenskyy menegaskan pentingnya konsistensi hubungan antarnegara.

"Tentu saja saya takut akan perubahan, tentu saja kami takut karena kami berada dalam perang setiap hari," ujar Volodymyr Zelenskyy, Presiden Ukraina.

Kunjungan resmi ini menjadi agenda diplomasi internasional pertama Burnham sejak resmi menjabat sebagai Perdana Menteri Inggris satu minggu sebelumnya.

"Namun sekali lagi prioritasnya adalah hubungan antabangsa, bukan hanya antarindividu. Saya yakin hubungan ini tidak akan berubah, atau kita harus melakukan yang terbaik agar tidak kehilangan hubungan yang sangat baik ini," kata Volodymyr Zelenskyy, Presiden Ukraina.

Sektor militer Ukraina berencana memasang sistem pengacak sinyal massal tersebut pada armada drone yang kerap menargetkan kilang minyak dan infrastruktur logistik di wilayah Rusia.

"Saya berharap kita tidak akan pernah kehilangan hubungan yang kuat dengan Inggris selama atau setelah perang," ujar Volodymyr Zelenskyy, Presiden Ukraina.

Mantan Perdana Menteri Keir Starmer yang memberikan komitmen bantuan awal sebesar 255 juta poundsterling menegaskan jaminan hubungan bilateral tersebut sebelum menyelesaikan masa jabatannya.

"Anda tidak akan kehilangan itu," kata Keir Starmer, Mantan Perdana Menteri Inggris.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed