IKAPOL Unsoed mendesak KPK mengusut suap PMB Unsoed

Smallest Font
Largest Font

Ikatan Alumni Politik Universitas Jenderal Soedirman mendesak KPK mengusut tuntas dugaan suap penerimaan mahasiswa baru di Unsoed, Purwokerto, Banyumas. IKAPOL meminta pengusutan melampaui operasi tangkap tangan agar mekanisme seleksi bisa diaudit secara menyeluruh. Dilansir dari Investor Daily, IKAPOL Unsoed menyatakan audit perlu menelusuri persoalan secara sistemik, bukan hanya mencari pemberi dan penerima uang. "Harus menjawab pertanyaan yang lebih sistemik," kata Chandra Iswinarno, Sabtu (22/8/2026).

Chandra mengatakan audit harus mencakup titik diskresi dalam proses penerimaan, pihak yang memegang kewenangan, verifikasi atas keputusan, hingga jejak digital yang dapat diaudit agar pencegahan berjalan sejak awal.

IKAPOL Unsoed juga menilai pergantian pejabat tanpa pembenahan sistem berisiko memunculkan persoalan serupa, sehingga kasus dinilai menjadi momentum memperkuat tata kelola Unsoed agar transparan dan akuntabel. Dilansir dari Investor Daily, KPK menetapkan Rektor Unsoed Akhmad Sodiq dan lima orang lainnya sebagai tersangka dugaan korupsi terkait penerimaan mahasiswa baru.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan, penetapan tersangka dilakukan berdasarkan kecukupan alat bukti dan ketentuan Pasal 90 KUHAP baru. Kelima tersangka lain yakni Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unsoed Norman Arie Prayogo, ES selaku Kepala Bagian Akademik Unsoed, DMW dan AW selaku pihak swasta, serta MYN yang merupakan keponakan Akhmad Sodiq.

KPK menduga perkara itu berkaitan dengan penerimaan uang dalam proses penerimaan mahasiswa baru, dan enam tersangka dijerat Pasal 12 huruf e atau Pasal 12B UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 20 huruf c UU KUHP. Dilansir dari Investor Daily, KPK menahan keenam tersangka selama 20 hari pertama, terhitung sejak 21 Agustus hingga 9 September 2026, di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK. Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan pada Kamis (20/8/2026) dan mengamankan 12 orang di Purwokerto serta dua orang di Jakarta, termasuk uang tunai senilai ratusan juta rupiah.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed