IHSG Ditutup Melemah Variatif pada Perdagangan Akhir Pekan
Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia ditutup melemah tipis 0,06 persen atau 3,63 poin ke level 6.518,12 pada perdagangan Jumat, 28 Agustus 2026. Pelemahan ini terjadi di tengah sikap investor yang memilih mengambil langkah aman jelang penyelenggaraan Simposium Jackson Hole oleh Bank Sentral Amerika Serikat.
Total nilai transaksi di pasar saham pada perdagangan akhir pekan mencatatkan angka Rp15,13 triliun hingga Rp15,15 triliun. Transaksi tersebut melibatkan hingga 35,3 miliar lembar saham dengan frekuensi perdagangan mencapai lebih dari 2 juta kali transaksi.
Pelemahan indeks didorong oleh pergerakan tujuh sektor saham yang masuk ke zona merah. Sektor industri mencatat penurunan paling dalam hingga 1,41 persen, disusul sektor kesehatan dan sektor energi yang masing-masing terkoreksi 0,60 persen dan 0,59 persen.
Aksi koreksi IHSG pada penutupan pekan ini berbanding terbalik dengan perdagangan Kamis, 27 Agustus 2026. Pada hari sebelumnya, IHSG sempat melesat signifikan sebesar 1,81 persen menuju posisi 6.522 meski investor asing mencatat aksi jual bersih sebesar Rp262 miliar.
Analis Phintraco Sekuritas menilai sikap kehati-hatian investor dalam perdagangan Jumat turut dipengaruhi oleh momentum penyesuaian indeks global yang sudah di depan mata.
"Secara teknikal, diperkirakan IHSG akan cenderung berkonsolidasi pada kisaran level 6.400-6.600 pada pekan depan," jelas analis Phintraco Sekuritas dalam catatan tertulis kepada investor.
Kondisi pasar juga dipengaruhi oleh faktor eksternal dari kebijakan bank sentral global serta situasi geopolitik yang sedang berkembang di tingkat internasional.
"Bursa regional Asia menguat, sebagian besar pelaku pasar menantikan pidato Ketua The Fed di tengah kebuntuan diplomatik AS dengan Iran," ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus.
Meskipun indeks saham domestik mengalami penutupan yang cenderung melemah, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat justru terpantau menguat 0,29 persen menuju level Rp17.693 per dolar AS pada perdagangan Jumat sore.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow