IHSG Berpeluang Menguat BRI Danareksa Sekuritas Rekomendasikan Tiga Saham
BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan Indeks Harga Saham Gab{ "title": "IHSG Berpeluang Menguat dan Uji Resistance 6.650 Hari Ini", "title_slug": "ihsg-berpeluang-menguat-uji-resistance", "description": "IHSG berpotensi melanjutkan penguatan ke resistance 6.650 pada Rabu (2/9/2026) setelah ditutup naik ke level 6.599,9 pada perdagangan sebelumnya.", "keywords": "IHSG, BMRI, ASII, CUAN, BRI Danareksa Sekuritas, rekomendasi saham, pasar modal", "category_id": "2", "tags": "IHSG, Saham, Pasar Modal, Rekomendasi Saham", "thumbnail": "gedung bursa efek indonesia", "content": "
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan tren penguatan menuju level resistance 6.650 pada perdagangan Rabu (2/9/2026), setelah sukses menguat 1,14 persen ke posisi 6.599,9 pada Selasa (1/9/2026) sebagaimana dilansir dari Investor Daily.
Penguatan indeks saham domestik pada perdagangan sebelumnya ditopang oleh laju saham-saham perbankan seperti BBRI, BBCA, dan BMRI. Aksi beli bersih investor asing di pasar reguler juga tercatat mencapai Rp 1,76 triliun di tengah tekanan nilai tukar Rupiah yang berada di level Rp 17.744 per dolar AS.
BRI Danareksa Sekuritas mencatat keberhasilan indeks dalam mempertahankan posisi teknikalnya. Indeks berhasil bertahan di atas indikator Moving Average 20 (MA20) pada level 6.416 dan menjaga tren kenaikan harga secara berkelanjutan.
"Kami memproyeksikan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan dengan resistance di 6.650," tulis BRI Danareksa Sekuritas.
Penembusan dan ketahanan di atas level resistance tersebut akan membuka ruang penguatan lebih lanjut bagi pergerakan indeks ke rentang target berikutnya.
"Jika mampu breakout dan bertahan di atas 6.650, momentum penguatan berpotensi berlanjut menuju 6.665–6.732," tulis BRI Danareksa Sekuritas.
Laju IHSG selanjutnya diproyeksikan bergantung pada aliran modal masuk investor asing yang masih terfokus pada saham-saham berkapitalisasi besar. Di sisi lain, pelaku pasar perlu mewaspadai dinamika geopolitik AS–Iran serta ekspektasi kebijakan ketat Bank Sentral AS yang berpotensi memicu volatilitas pasar global.
Pergerakan positif IHSG terjadi di tengah pelemahan bursa saham Amerika Serikat. Pada penutupan perdagangan kemarin, indeks Dow Jones Industrial Average melemah 0,79 persen ke level 52.766,8, S&P 500 terkoreksi 0,71 persen ke 7.631,4, dan Nasdaq Composite turun 1,03 persen menjadi 26.099,7.
Bersamaan dengan proyeksi IHSG, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan tiga saham pilihan yaitu PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). Saham BMRI dinilai berpotensi menguji resistance 4.375 setelah membentuk fase konsolidasi, seiring capaian laba bersih konsolidasi semester I 2026 sebesar Rp 30,4 triliun.
Sementara itu, saham ASII berada dalam momentum penguatan menuju area 4.982–5.043 setelah menembus MA20, didukung rencana penyiapan dana hingga Rp 858,3 miliar untuk penawaran tender sukarela saham AUTO. Adapun saham CUAN yang mendekati resistance 870 berpotensi melanjutkan kenaikan menuju target 941–985 seiring peningkatkan volume perdagangan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow