IHSG Melemah 0,28 Persen pada Penutupan Sesi I Perdagangan

Smallest Font
Largest Font

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi sebesar 18,49 poin atau 0,28 persen ke posisi 6.581,44 pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (2/9/2026). Dilansir dari Investor Daily, pergerakan indeks saham domestik bervariasi pada rentang 6.561 hingga 6.629.

Perdagangan sesi pertama mencatatkan volume transaksi mencapai 32,97 miliar lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 9,92 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1.528.272 kali, dengan rincian 265 saham menguat, 326 saham melemah, dan 191 saham stagnan.

Pelemahan indeks ditopang oleh penurunan mayoritas sektor saham, dengan sektor barang baku memimpin penurunan sebesar 1,73 persen. Sektor perindustrian melorot 1,15 persen, sektor infrastruktur turun 1,09 persen, sektor energi tertekan 0,74 persen, dan sektor properti terkoreksi 0,52 persen. Indeks saham blue chip LQ45 turut melemah 0,67 persen.

Di sisi lain, empat sektor saham berhasil bertahan di zona hijau. Sektor teknologi mencatatkan penguatan tertinggi sebesar 3,81 persen, disusul sektor keuangan yang naik 0,49 persen, sektor barang konsumsi non-primer 0,44 persen, dan sektor kesehatan 0,1 persen.

Di tengah pelemahan indeks, enam saham mencatatkan lonjakan harga di atas 21 persen. Dua saham di antaranya menyentuh batas auto rejection atas (ARA), yaitu PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) yang melejit 25 persen ke Rp 270 dan PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) yang melonjak 24,54 persen ke Rp 406.

Saham jajaran top gainers lainnya meliputi PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI) yang melesat 28,41 persen ke Rp 110, PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk (KKES) naik 22,22 persen ke Rp 110, PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) menguat 21,69 persen ke Rp 202, serta PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) terangkat 20,42 persen ke Rp 230.

Sementara itu, lima saham mengalami penurunan terdalam di barisan top losers. PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) anjlok 9,29 persen ke Rp 254, PT Agri Bahari Nusantara Tbk (UDNG) turun 7,75 persen ke Rp 1.190, dan PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) merosot 6,98 persen ke Rp 120.

Dua saham top losers lainnya adalah PT Citra Buana Prasida Tbk (CBPE) yang melemah 5,81 persen ke Rp 454 dan PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) terkikis 5,43 persen ke Rp 10.875.

Pelemahan IHSG juga sejalan dengan mayoritas indeks saham Asia yang kompak memerah pada sesi I. Indeks Nikkei Jepang turun 2,87 persen, Hang Seng Hong Kong terangkas 0,96 persen, Shanghai China melemah 0,9 persen, dan Straits Times Singapura tergelincir 0,07 persen.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed