IHSG Diprediksi Bergerak Sideways dengan Potensi Koreksi Jangka Pendek

Smallest Font
Largest Font

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan bergerak sideways pada perdagangan Selasa, 11 Agustus 2026, setelah penutupan melemah di level 6.365,3 pada Senin (10/8/2026), dilansir dari Investor Daily.

Sektor barang konsumen primer mencatat koreksi terbesar sebesar 1,37%, sedangkan sektor transportasi menjadi satu-satunya sektor yang menguat sebesar 6,21%. Rupiah menguat 0,8% ke level Rp 17.755 per dolar AS di pasar spot, mencatat kenaikan terbesar di Asia pada hari tersebut.

Penguatan rupiah selain dipicu pelemahan dolar AS, juga merespon positif usulan Presiden Prabowo terhadap Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia.

Indeks keyakinan konsumen turun untuk bulan ketiga berturut-turut ke level 116,8 pada Juli 2026 dari 117,8 pada Juni 2026. Selain itu, penjualan sepeda motor meningkat 8,3% secara tahunan menjadi 636 ribu unit pada Juli 2026 setelah tumbuh 1,1% pada Juni 2026.

Phintraco Sekuritas menjelaskan secara teknikal bahwa indikator Stochastic RSI IHSG membentuk Death Cross di area overbought dan mulai terjadi penyempitan histogram positif MACD.

"Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak sideways pada kisaran 6.300-6.450," ujar Phintraco Sekuritas.

MNC Sekuritas memberikan pandangan berbeda dengan mengantisipasi peluang penguatan IHSG dengan target 6.440-6.544.

"Cermati kembali akan adanya potensi lanjutan koreksi dalam jangka pendek ke rentang 6.308-6.360," kata MNC Sekuritas.

MNC Sekuritas juga memberikan rekomendasi saham DSSA, ESSA, HRTA, dan WIFI untuk aktivitas trading pada Selasa (11/8/2026).

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed