IHSG Anjlok ke Level 6.196 Saham MCAS dan ALKA Justru Melonjak

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah sebesar 118,8 poin atau turun 1,88% menuju level 6.196,4 pada perdagangan Jumat (24/7/2026), dilansir dari Investor Daily. Kelesuan melanda mayoritas instrumen pasar modal, dengan catatan 618 saham mengalami penurunan dan 234 saham stagnan. Hanya 113 saham yang mampu menguat, di tengah total nilai transaksi bursa yang menembus Rp 17,6 triliun.

Pelemahan ini melanda seluruh sektor saham tanpa terkecuali. Sektor barang konsumen non-primer mencatatkan penurunan terdalam hingga 3,04%, disusul oleh sektor barang baku sebesar 3,02% dan sektor energi sebesar 2,82%.

Sektor transportasi menyusut 2,7%, keuangan terkoreksi 2%, serta sektor infrastruktur dan perindustrian masing-masing merosot 1,63% dan 1,47%. Pelemahan juga terjadi pada barang konsumen primer sebesar 1,45%, teknologi 1,41%, properti 1,16%, dan kesehatan 0,26%.

Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan bahwa lonjakan harga minyak mentah Brent hingga menembus US$ 100 per barel menjadi pemicu utama. Kenaikan harga acuan energi ini terdorong oleh eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah, menyusul insiden serangan terhadap kapal tanker minyak Arab Saudi di Laut Merah. Kondisi pasar kian memanas akibat ancaman Presiden AS Donald Trump yang akan membalas serangan kapal di Selat Hormuz. Situasi tersebut langsung meningkatkan kecemasan investor terhadap potensi gangguan pasokan energi global.

Faktor penekan kedua dipicu oleh penerapan kebijakan tarif impor baru oleh Amerika Serikat terhadap kurang lebih 60 negara mitra dagang. Kebijakan tarif berkisar 10% hingga 12,5% ini dinilai berisiko mengganggu rantai pasok global serta memicu ancaman stagflasi dunia. Dampak sentimen global ini diprediksi berisiko membebani perekonomian nasional. Lonjakan harga minyak mentah berpotensi memperbesar beban subsidi energi pada APBN, mempersempit ruang fiskal pemerintah, dan mendongkrak laju inflasi domestik.

Daftar Saham Top Gainers dan Top Losers

Di tengah tekanan pasar, sejumlah emiten berhasil mencatatkan lonjakan harga yang signifikan dan menjadi penahan koreksi IHSG.

Saham penghuni indeks LQ45 seperti PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) berhasil naik 2,48%, sedangkan PT Indosat Tbk (ISAT) menguat 0,78%.

Daftar Saham Top Gainers Perdagangan 24 Juli 2026
Nama EmitenKode SahamPersentase Kenaikan (%)Harga Penutupan (Rp)
PT M Cash Integrasi TbkMCAS34,5214
PT Alakasa Industrindo TbkALKA251.375
PT Buana Lintas Lautan TbkBULL12,3438
PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur TbkGOLD10286
PT Klinko Karya Imaji TbkKLIN10121

Sebaliknya, beberapa saham mencatatkan koreksi tajam. PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) anjlok 15% menjadi Rp 187, diikuti PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) yang merosot 14,89% ke level Rp 120.

Tekanan jual juga melanda PT MD Entertainment Tbk (FILM) yang turun 11,6% ke Rp 1.060, PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) melemah 11,27% ke Rp 63, serta PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang tergerus 10,42% menjadi Rp 645.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed