Harga Bitcoin menguat 2,53 persen hingga US$ 77.299
Harga Bitcoin menguat 2,53 persen pada perdagangan Sabtu (22/8/2026) siang, mencapai US$ 77.299 per koin berdasarkan data CoinMarketCap pukul 13.05 WIB. Penguatan ini disertai kenaikan kapitalisasi pasar kripto global dan menguatnya aset utama lain.
CoinMarketCap mencatat Bitcoin naik 2,53 persen menjadi US$ 77.299. Dengan kurs Rp 17.649 per dolar AS, nilai tersebut setara sekitar Rp 1,36 miliar per koin.
Kapitalisasi pasar kripto global juga bertambah 3,74 persen dalam 24 jam terakhir menjadi US$ 2,63 triliun. Indeks CoinDesk 20 yang memotret kinerja 20 aset kripto terbesar ikut naik 3,69 persen.
Sejumlah aset lain turut menguat: Ethereum naik 2,33 persen menjadi US$ 2.431, sementara Binance Coin terkerek 4,8 persen menjadi US$ 696.
Dilansir dari Investor Daily, CoinTelegraph melaporkan Bitcoin bergerak stabil di atas US$ 77.000 setelah mencatat level tertinggi sejak 15 Mei. Penguatan Bitcoin juga sejalan dengan emas yang mendekati level tertinggi dalam tiga bulan.
Dalam periode yang sama, harga emas sempat menyentuh US$ 4.632 per ons troi atau naik sekitar 2,2 persen. Dalam sebulan terakhir, Bitcoin dan emas masing-masing menguat sekitar 13 persen dan 16 persen.
Penguatan Bitcoin dan emas dikaitkan sejumlah faktor makroekonomi, termasuk inflasi, belanja defisit pemerintah AS, serta kebijakan Departemen Keuangan AS, menurut The Kobeissi Letter.
Komitmen Departemen Keuangan AS untuk setidaknya menggandakan nilai program pembelian kembali surat utang menjadi US$ 4 miliar disebut turut menjadi katalis bagi aset alternatif seperti Bitcoin dan emas, menurut The Kobeissi Letter.
QCP Capital menyoroti perubahan imbal hasil obligasi pemerintah Jepang serta sensitivitas Bitcoin dan emas terhadap pergerakan suku bunga jangka panjang dan dolar AS, menurut QCP Capital.
Optimisme investor terhadap prospek harga hingga akhir 2026 menguat setelah penguatan Bitcoin lebih dari 20 persen dalam dua hari terakhir, menurut Investor Daily.
Data platform prediksi Polymarket menunjukkan peluang Bitcoin mencapai US$ 90.000 sebelum 2027 sekitar 48 persen dan meningkat dibandingkan awal pekan, menurut Investor Daily.
Rekt Capital menilai Bitcoin masih menghadapi level teknikal penting dan perlu merebut kembali 50-week exponential moving average di sekitar US$ 77.232 untuk mengonfirmasi perubahan tren jangka panjang, menurut Investor Daily.
"Apabila menembus tren turun, Bitcoin akan mengonfirmasi masuk ke tren kenaikan makro secara teknikal," kata Rekt Capital.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow