Pasar Kripto Melonjak Usai Sentimen Positif Regulasi Amerika Serikat

Smallest Font
Largest Font

Aset kripto utama mencatatkan penguatan tajam pada perdagangan Jumat (21/8/2026) pagi, dipimpin oleh lonjakan harga XRP yang menjadi penguat terbesar di antara jajaran kapitalisasi pasar teratas. Kenaikan pasar ini didorong oleh menguatnya sentimen regulasi di Amerika Serikat serta gelombang short squeeze bernilai miliaran dolar di pasar derivatif.

Berdasarkan data CoinMarketCap pada Jumat (21/8/2026) pukul 09.46 WIB, Bitcoin (BTC) menguat 7,46 persen dalam 24 jam terakhir ke posisi US$74.409 atau sekitar Rp1,32 miliar. Dalam sepekan, aset kripto dengan kapitalisasi terbesar ini telah melonjak hingga 17,22 persen. Kapitalisasi pasar kripto global secara keseluruhan meroket 6,43 persen mencapai US$2,52 triliun.

Sementara itu, Ethereum (ETH) turut mencatatkan penguatan sebesar 4,15 persen dalam rentang waktu 24 jam terakhir ke posisi US$2.345, atau meningkat 24,37 persen selama sepekan. XRP memimpin reli harian dengan lonjakan signifikan sebesar 17,45 persen menjadi US$1,29, diikuti oleh Dogecoin (DOGE) yang naik 8,22 persen ke level US$0,08145 dan Solana (SOL) yang terangkat 5,42 persen ke posisi US$89,23.

Beberapa aset digital lainnya juga mencatatkan kenaikan stabil harian, termasuk Hyperliquid (HYPE) yang menguat 5,84 persen ke US$73,49 dan Binance Coin (BNB) yang naik 5,6 persen ke US$659,01. Di sisi lain, aset Tron (TRX) menguat 1,37 persen ke posisi US$0,3380, sedangkan aset stabil seperti Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) cenderung bergerak konstan di kisaran US$1. Kenaikan menyeluruh ini turut melanjutkan pergerakan positif dari pertengahan Agustus, di mana sektor BTCFi, DeFi, dan AI sempat memimpin rotasi modal harian di berbagai bursa global.

Penguatan tajam pasar kripto kali ini dipengaruhi oleh dorongan politik dan kebijakan di Amerika Serikat. Optimisme pelaku pasar meningkat setelah Presiden Donald Trump memberikan dukungan terhadap Undang-Undang CLARITY dalam pertemuan di Gedung Putih, yang diperkuat oleh rencana penetapan aturan yang lebih ramah aset digital dari Ketua SEC Paul Atkins. Katalis regulasi tersebut memicu aksi beli paksa akibat likuidasi posisi short senilai US$2,74 miliar di pasar derivatif, meskipun para pelaku pasar diimbau tetap mewaspadai risiko konsolidasi lanjutan jika volume perdagangan spot tidak bertahan stabil.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed