Gubernur Kalteng Resmikan Jembatan Garuda dan Dorong Pendidikan di Pangkalan Bun
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran meresmikan Jembatan Perintis Garuda di Desa Jihing, Kecamatan Balai Riam, Kabupaten Sukamara, Kamis (27/8/2026). Peresmian ini bertujuan memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendukung akses pendidikan serta ekonomi masyarakat setempat.
Jembatan ini memangkas waktu tempuh perjalanan antar desa sekitar satu hingga satu setengah jam, memudahkan warga Desa Jihing dan Desa Petarikan yang sebelumnya harus menempuh jalur memutar.
"Jembatan Perintis Garuda memberikan dampak langsung bagi warga Desa Jihing dan Desa Petarikan. Sebelumnya, masyarakat harus menempuh jalur memutar untuk berpindah antarwilayah," kata Agustiar Sabran, Gubernur Kalteng.
Selain meresmikan jembatan, rombongan juga meninjau sarana pendidikan di SMAN 1 Balai Riam yang dihadiri sekitar 450 pelajar dari wilayah perbatasan Kalteng dan Kalimantan Barat.
Gubernur menegaskan pentingnya jaminan akses pendidikan tanpa hambatan biaya bagi siswa kurang mampu.
"Pendidikan adalah salah satu kunci untuk memutus mata rantai kemiskinan, pengangguran, dan kebodohan. Jangan pernah putus asa. Anak-anak harus punya niat, kemauan, tekad, dan kesadaran untuk belajar serta membanggakan kedua orang tua," ujar Agustiar Sabran.
Agustiar juga mengingatkan para pelajar untuk mematuhi arahan guru dan orang tua serta menjauhi aktivitas negatif seperti penyalahgunaan narkoba dan balapan liar.
"Jauhi narkoba dan jauhi pergaulan yang tidak jelas. Ciptakan lingkungan yang bebas narkoba," pesan Gubernur.
Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan mengimbau siswa agar bijak dalam menggunakan media sosial dan berpartisipasi menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran hutan.
"Bijak bermedia sosial dengan saring sebelum sharing," ujar Irjen Pol. Iwan Kurniawan.
Mayjen TNI Zainul Arifin, Pangdam XXII/Tambun Bungai, menyatakan pembangunan jembatan merupakan komitmen pelayanan kepada masyarakat dan kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan infrastruktur di wilayah terpencil.
"Kami Kodam sudah membangun 1.006 jembatan dan September akan kita mulai lagi pembangunan-pembangunan ini. Bersama Pemerintah Daerah akan berkolaborasi, kita lihat lokasi-lokasi mana yang kira-kira bisa dibangun dan membantu perekonomian masyarakat, transportasi masyarakat, pendidikan, dan sebagainya," jelas Mayjen TNI Zainul Arifin.
Selain itu, pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kelurahan Baamang Barat, Kotawaringin Timur, juga telah rampung dan diapresiasi Anggota DPRD Abdul Hafid yang menyatakan infrastruktur ini memudahkan aktivitas warga.
"Kita mengapresiasi pembangunan Jembatan Perintis Garuda karena sangat membantu masyarakat," ujar Abdul Hafid.
Abdul Hafid menambahkan pembangunan jembatan ini tidak hanya mempermudah akses transportasi, tetapi juga mendukung kegiatan ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat.
Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran juga mengajak pelajar di Pangkalan Bun untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan dengan pendidikan dan keterampilan sebagai bekal utama.
"Kalian adalah harapan bangsa. Persiapkan diri kalian dengan baik, karena masa depan ada di tangan kalian," kata Sugianto Sabran.
Ia menekankan pentingnya penguasaan teknologi dan bahasa asing serta pendidikan karakter yang berjalan seiring pendidikan akademis.
"Jangan hanya pintar secara akademis, tetapi juga harus memiliki karakter yang baik," tambah Sugianto Sabran.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen meningkatkan fasilitas pendidikan di Pangkalan Bun, termasuk peningkatan kualitas guru dan sarana prasarana sekolah.
"Kami akan terus berupaya agar pendidikan di Kalimantan Tengah semakin maju dan berkualitas," tutup Sugianto Sabran.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow