Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Kolombia, 111 Orang Dilaporkan Tewas

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah Kolombia menetapkan status darurat nasional setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat negara tersebut pada Senin (10/8/2026). Bencana mendalam ini mengakibatkan 111 orang meninggal dunia dan puluhan bangunan runtuh.

Laporan dari Reuters mencatat bahwa guncangan hebat tersebut merobohkan pemukiman warga di sejumlah kota, merusak fasilitas rumah sakit, serta menghancurkan berbagai infrastruktur publik. Banyak warga diperkirakan masih terjebak di bawah reruntuhan material bangunan.

Penetapan status darurat nasional disampaikan langsung oleh otoritas tertinggi guna mempercepat penanganan pascabencana di seluruh lokasi terdampak.

"Pemerintah nasional telah mengerahkan seluruh kemampuan yang dimiliki untuk menyelamatkan nyawa, membantu masyarakat terdampak, dan menyalurkan bantuan ke mana pun diperlukan," kata Presiden Kolombia, Abelardo De La Espriella, Senin (10/8) sekitar pukul 13.00 waktu setempat.

Upaya evakuasi warga yang tertimbun reruntuhan menjadi fokus utama jajaran petugas di lapangan saat ini.

"Prioritas pertama adalah menyelamatkan orang-orang yang terjebak di bawah reruntuhan," lanjut Abelardo De La Espriella.

Selain merenggut seratus lebih nyawa, De La Espriella mengonfirmasi bahwa 87 orang mengalami luka-luka akibat tertimpa puing-puing bangunan yang roboh.

Data dari Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menunjukkan kedalaman gempa berada pada titik 107 kilometer. Sementara itu, Dinas Geologi Kolombia mencatat bencana ini sebagai gempa bumi terkuat yang pernah melanda Kolombia pada abad ke-21.

Dampak parah juga terjadi di wilayah Choco yang berdekatan dengan pusat gempa. Akses komunikasi di daerah pedesaan tersebut terputus total beberapa jam setelah guncangan terjadi.

Gubernur Nubia Carolina Cordoba mengonfirmasi bahwa sebanyak 12 orang tewas dan 84 orang lainnya mengalami luka-luka di wilayah Choco.

Konsentrasi korban jiwa terbanyak dilaporkan berada di wilayah Risaralda, yang merupakan kawasan penghasil kopi utama di Kolombia. Kerusakan fisik terparah akibat guncangan ini teridentifikasi terjadi di wilayah Pereira, di mana petugas penyelamat masih terus menyisir puing-puing bangunan untuk mencari korban selamat.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed