Gempa Magnitudo 7,4 Kolombia Tewaskan 273 Orang dan Lumpuhkan Choco
Jumlah korban tewas akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang Kolombia pada Senin, 10 Agustus 2026, meningkat menjadi 273 orang. Bencana yang berpusat di dekat San Jose del Palmar, Departemen Choco, ini merusak puluhan ribu bangunan dan melumpuhkan wilayah barat negara tersebut. Direktur Unit Nasional Manajemen Risiko Bencana Kolombia (UNGRD), David Tamayo, menyatakan bahwa proses evakuasi terus dilakukan meski peluang menemukan korban selamat kian menipis.
Data pemerintah mencatat sekitar 3.500 orang mengalami luka-luka, hampir 500 warga masih hilang, dan lebih dari 25.800 keluarga terdampak secara langsung. Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella mengumumkan penetapan status darurat ekonomi serta tiga hari masa berkabung nasional pascabencana tektonik terkuat dalam beberapa dekade terakhir ini.
"Kami akan melakukan apa yang diperlukan," kata Abelardo de la Espriella, Presiden Kolombia.
Penetapan status darurat dilakukan guna membentuk dana pemulihan infrastruktur publik, sekolah, dan fasilitas kesehatan yang mengalami kerusakan parah di berbagai daerah terdampak. "Bangkit kembali sebagai sebuah negara dan sebagai sebuah masyarakat," imbuh Abelardo de la Espriella, Presiden Kolombia.
Pemerintah Kolombia juga memanfaatkan teknologi geospasial bekerja sama dengan NASA, International Charter on Space and Major Disasters, serta Airbus untuk memetakan titik kerusakan wilayah Cali, Cartago, Manizales, dan Pereira dari udara. "Data satelit akan membantu pemerintah melakukan penilaian kerusakan secara lebih akurat sekaligus menentukan langkah penanganan darurat," kata David Tamayo, Direktur UNGRD Kolombia.
Operasi penyelamatan di lapangan berpacu dengan waktu dalam menembus masa kritis 72 jam pertama pascagejolak utama. Petugas menggunakan metode hening total untuk memindai suara dari bawah puing-puing bangunan. "Kita memasuki fase akhir," kata Alejandro Eder, Walikota Cali. Upaya evakuasi di daerah terdampak menghadapi tantangan berat akibat reruntuhan material bangunan yang tebal dan akses jalan yang terputus.
"Sejauh ini, tiga orang berhasil dikeluarkan dalam keadaan hidup dan tiga orang meninggal," kata Johana Sanchez, petugas evakuasi.
Kondisi di kawasan terisolasi Choco turut memperparah krisis kemanusiaan yang sebelumnya telah dibebani oleh konflik memanjang di wilayah tersebut. "Gempa bumi ini memperparah situasi kemanusiaan yang sudah parah, dan ada kebutuhan untuk meningkatkan dukungan bagi respons kemanusiaan," kata Giovanni Rizzo, Direktur Norwegian Refugee Council untuk Kolombia. Guna menopang penanganan darurat, PBB menyebut organisasi relawan lokal telah dialihkan untuk memfokuskan layanan pada penyaluran logistik bencana.
"Kelompok bantuan yang sudah bekerja di wilayah tersebut untuk upaya perdamaian sebelumnya mampu berputar cepat ke relief bencana," kata María Jose Torres, Koordinator Residen PBB.
Bantuan internasional juga mengalir dari berbagai negara sahabat, seperti Amerika Serikat yang berkomitmen menyalurkan dana bantuan lebih dari 15 juta dolar AS beserta tim teknis. Meksiko mengirimkan pesawat kargo militer membawa 20 ton logistik, sementara El Salvador memobilisasi dua pesawat berisi 100 ton bahan pokok. Pemerintah Meksiko mengonfirmasi kesiapan pengiriman brigade penyelamat tambahan untuk membantu penanganan korban di area terdampak.
"Brigade tersebut siap diberangkatkan setelah seluruh persyaratan sertifikasi dipenuhi," kata Claudia Sheinbaum, Presiden Meksiko. Para ahli mengingatkan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya gempa susulan yang terus terjadi di jalur sesar aktif tersebut.
"Mari kita ingat bahwa Kolombia penuh dengan garis sesar aktif," kata Rodrigo Leon Loya, Seismolog University of the Andes. Badan geologi nasional mencatat setidaknya 130 getaran susulan telah terjadi pascagempa utama, sementara otoritas lokal juga harus membagi fokus penanganan untuk memadamkan 30 titik kebakaran hutan di Departemen Tolima.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow