Gempa M 7,7 Nagekeo Picu Tsunami Kecil dan 52 Susulan
Guncangan gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang berpusat di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, memicu gelombang tsunami skala kecil di sepuluh wilayah pesisir serta 52 gempa susulan pada Sabtu (15/8/2026) pagi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memperbarui parameter gempa berkedalaman 15 kilometer tersebut setelah sebelumnya mencatat kekuatan awal magnitudo 7,0. Sementara itu, data GeoForschungsZentrum mencatat kekuatan gempa magnitudo 6,25 di kedalaman 10 kilometer.
Hasil pemantauan BMKG mencatat ketinggian tsunami tertinggi berada di Maurole, Ende, yaitu mencapai 0,94 meter pada pukul 05.27 WIB. Tsunami juga terdeteksi di Bulukumba setinggi 0,54 meter, Pelabuhan Kewapante-Sikka 0,38 meter, Labuan Bajo 0,36 meter, Baubau 0,30 meter, Flores Timur 0,25 meter, Kolaka 0,23 meter, Sikka 0,2 meter, Dompu 0,17 meter, dan Bakalang-Alor 0,14 meter.
Peringatan dini tsunami yang sempat dinaikkan dengan status Siaga dan Waspada akhirnya dihentikan total oleh BMKG pada pukul 07.30 WIB. Hingga pukul 08.00 WIB, tercatat 52 aktivitas gempa susulan berkekuatan M 3,6 hingga M 6,2.
"Peringatan dini tsunami BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini berpotensi tsunami dengan tingkat status ancaman: siaga (0,5-3 meter) terjadi di wilayah Manggarai Bagian Utara, Ngada Bagian Utara, Ende, Flores Timur, Jeneponto. Waspada (<0,5 meter) terjadi di wilayah Flores Timur, Bima, Dompu, Wajo," kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto, Sabtu (15/8/2026).
Kondisi air laut di seluruh area terdampak dilaporkan telah kembali aman dari ancaman gelombang pasang setelah pengamatan mendalam.
"Dengan memperhatikan kondisi terkini, terkait dengan hasil observasi tinggi muka laut di wilayah terdampak, tidak ada lagi kenaikan muka air laut signifikan yang membahayakan, maka peringatan dini tsunami dinyatakan berakhir pada pukul 07.30 WIB," jelasnya.
Pihak BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta memeriksa keutuhan fisik bangunan tempat tinggal sebelum kembali beraktivitas.
"Imbauan kepada masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi. Mewaspadai gempa bumi susulan yang masih terjadi," pungkasnya.
Badan Geologi Kementerian ESDM memaparkan bahwa guncangan kuat terasa akibat kondisi batuan pelapukan serta sedimen permukaan berumur tersier hingga kuarter di sekitar episenter. Wilayah ini tergolong dalam Zona Sesar Naik Busur Belakang Flores yang rawan bencana gempa menengah hingga tinggi.
Masyarakat diminta untuk terus waspada terhadap potensi tanah longsor di area tebing saat terjadi hujan deras.
"Batuan yang telah mengalami pelapukan maupun sedimen permukaan berpotensi memperkuat guncangan gempa bumi," ujar Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Lana Saria.
Morfologi wilayah terdekat episenter mencakup dataran, perbukitan, hingga pegunungan dengan klasifikasi tanah lunak hingga sangat padat.
"Keberadaan kelas tanah yang lebih lunak ini berarti potensi guncangan gempa bumi di area tersebut terasa lebih intens," tambah Lana.
Meskipun diguncang gempa cukup kuat, operasional penerbangan rute Bali menuju Nusa Tenggara Timur dipastikan berjalan normal tanpa ada pembatalan jadwal.
Manajemen pengelola bandara memastikan aktivitas maskapai seperti Indonesia AirAsia, Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air, Lion Air, Super Air Jet, dan Wings Air tetap beroperasi melayani rute Labuan Bajo dan Tambolaka.
“Dapat kami sampaikan bahwa operasional penerbangan dan layanan kebandarudaraan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali berjalan secara normal dan optimal,” kata Communication & Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Gede Eka Sandi Asmadi.
Petugas di lapangan memantau kelancaran sembilan penerbangan keberangkatan serta delapan kedatangan rute Labuan Bajo sejak awal kejadian.
“Hingga saat ini, layanan penerbangan dari dan ke bandara-bandara di wilayah Nusa Tenggara Timur beroperasi secara normal, serta tidak terdapat pembatalan penerbangan,” ujar Eka Sandi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow