Gempa M77 Guncang NTT BMKG Potensi Tsunami Empat Provinsi
Guncangan gempa bumi bermagnitudo 7,7 melanda wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur pada Jumat (14/8/2026) pukul 21.58 UTC atau Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi adanya potensi gelombang tsunami pascagempa tersebut.
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat pusat gempa berlokasi di laut sekitar 68 kilometer sebelah utara-barat daya Ende dengan kedalaman 10 kilometer. Sementara itu, EMSC melaporkan kedalaman gempa mencapai 35 kilometer.
Hasil pemodelan BMKG menunjukkan ancaman tsunami mencakup 22 wilayah di empat provinsi, yaitu Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara. Estimasi waktu kedatangan gelombang tsunami diproyeksikan terjadi antara pukul 05.02 hingga 06.41 WIB.
Wilayah yang masuk dalam pemantauan mencakup Manggarai Utara, Ngada Bagian Utara, Manggarai Barat Bagian Utara, Ende Utara, Pulau Ende, Sikka Utara, Pulau Sikka, dan Flores bagian timur laut di NTT. Daerah lain yang terdampak peringatan meliputi Pulau Sangiang, Pulau Gili, Kota Bima Utara, Dompu Utara, Selayar, Jeneponto, Bantaeng, Takalar, Bone, Wajo, Luwu Timur, Luwu Utara, Kota Palopo, dan Kota Bau-Bau.
Guncangan kuat diperkirakan dirasakan oleh sekitar 420.000 jiwa, sedangkan lebih dari 1,1 juta orang merasakan guncangan skala sedang. USGS mengelurkan peringatan tingkat kuning terkait potensi korban jiwa dan kerugian ekonomi yang diprediksi berada di bawah 1 persen dari PDB Indonesia.
Hingga pukul 22.28 UTC, USGS mencatat telah terjadi tiga kali gempa susulan. Rangkaian gempa susulan tersebut masing-masing bermagnitudo 5,9 pada pukul 22.13 UTC, magnitudo 5,6 pada pukul 22.18 UTC, dan magnitudo 6,1 pada pukul 22.28 UTC.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow