PT Freeport Indonesia Kembangkan Tambang Kucing Liar Rp 72 Triliun

Smallest Font
Largest Font

PT Freeport Indonesia menggarap proyek tambang bawah tanah Kucing Liar di Papua Tengah sebagai strategi jangka panjang dengan total komitmen investasi mencapai Rp 72 triliun, seperti dilansir dari Detik Finance pada Senin (17/8/2026).

Hingga saat ini, dana yang telah dikucurkan untuk pengembangan proyek tersebut sudah menyentuh angka Rp 24 triliun. Langkah ini diambil untuk menopang kapasitas operasional ketika area tambang bawah tanah lainnya mulai mengalami penurunan masa produksi.

"Tapi fokus kita bukan hanya tahun ini, tapi adalah long termnya, apalagi kalau kita diperpanjang, sudah resmi diperpanjang melebihi tahun 2041. Ini kita lagi mengembangkan tambang Kucing Liar sekarang. Sudah Rp 24 triliun yang kita tanamkan, dari total Rp 72 triliun," kata Tony Wenas, Presiden Direktur PTFI di area Sport Hall Tembagapura, Papua Tengah, Senin (17/8/2026).

Operasional produksi tambang Kucing Liar diproyeksikan baru akan dimulai secara efektif pada tahun 2029 mendatang. Fasilitas ini diperkirakan memiliki kemampuan ekstraksi bijih tembaga sebesar 130 ribu ton per hari.

"Kita rencananya Kucing Liar itu bisa 130 ribu ton bijih per hari, bijih tembaga. Kalau total cadangannya itu bisa sekitar 7 miliar pound totalnya dan 6 juta ounces emas. 7 miliar pound tembaga dan 6 juta ounces emas. Itu untuk seluruh periode operasinya Kucing Liar," jelas Tony Wenas, Presiden Direktur PTFI.

Kehadiran tambang baru ini dirancang untuk menjaga rata-rata volume produksi perusahaan agar tetap konsisten di level 240 ribu ton bijih per hari. Manajamen PTFI optimis masih terdapat potensi cadangan mineral tambahan di lapisan yang lebih dalam jika izin operasi diperpanjang melewati tahun 2041.

"Jadi kita bisa continue stabil produksinya di level 240 ribu ton bijih per hari. Dan tadi kalau seandainya kita diperpanjang tentu kita akan eksplorasi lagi lebih detail bawahnya lagi. Dan berusaha menemukan dan kami yakin, kami confident bahwa di bawahnya masih ada lagi cadangan yang bisa kita tambang," terang Tony Wenas, Presiden Direktur PTFI.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed