Folago Global Nusantara Incar Ekosistem AI dan Hiburan

Smallest Font
Largest Font

PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) akan mengarahkan dana hasil penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue untuk memperkuat ekspansi bisnis entertainment dan kecerdasan buatan (AI) pada Kamis (20/8/2026), sebagaimana dilansir dari Investor Daily.

Perseroan diestimasikan menggelar aksi korporasi tersebut pada September atau Oktober 2026. Langkah ini menggunakan basis laporan keuangan audited periode Juni 2026 yang dijadwalkan terbit pekan depan.

Penguatan pada sektor hiburan dinilai krusial karena membutuhkan modal yang sangat besar, seperti penyelenggaraan konser skala jumbo serta agenda olahraga global di mana Indonesia berpotensi menjadi tuan rumah.

"Mayoritas dana yang terhimpun dari rights issue akan kami gunakan untuk ekspansi bisnis entertainment dan AI," ujar Subioto Jingga, President Director IRSX.

Manajemen berambisi memperbesar skala bisnis hiburan untuk mengunci peluang pertumbuhan selama tiga tahun ke depan. Di saat bersamaan, IRSX juga menyiapkan peluncuran Iklan Rakyat sebagai produk AI terbaru yang menyasar segmen B2C dan UMKM.

"Jadi, ini yang menjembatani supaya namanya Iklan Rakyat yang harganya cuma Rp30-100 ribu, tapi semua orang bisa menjangkau," tutur Subioto.

Sesuai rencana korporasi, IRSX siap menerbitkan 12.390.094.754 saham baru bernilai nominal Rp15 per saham, atau setara 66,67% dari total modal. Penerbitan saham anyar ini turut disertai peluncuran 1.858.514.214 Waran Seri II.

Dalam skema tersebut, setiap 100 saham baru berhak atas 15 Waran Seri II, di mana setiap 1 Waran Seri I bisa ditukar menjadi 1 saham baru senilai Rp15, sedangkan harga pelaksanaan rights issue baru ditetapkan kemudian.

"PT Matra Tri Abadi (MTA) akan bertindak sebagai standby buyer pada pelaksanaan rights issue IRSX," ungkap Subioto.

Penunjukkan MTA selaku pengendali baru sekaligus mematahkan spekulasi pasar mengenai rumor masuknya Arsari Group dalam rencana penambahan modal tersebut. Manajemen IRSX berencana meminta persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB pada 24 September 2026, dengan pemegang saham yang berhak hadir tercatat per 1 September 2026.

"Dewan Komisaris dan Direksi perseroan berkeyakinan rencana penambahan modal ini merupakan pilihan yang terbaik bagi perseroan dan pemegang saham. Karena itu, diusulkan kepada para pemegang saham untuk menyetujui rencana transaksi dalam RUPSLB," tulis manajemen IRSX.

Hingga saat ini, perseroan memiliki tiga pilar pendapatan utama yang mencakup media commerce, entertainment, dan AI. Pada sektor media commerce, pendapatan disokong oleh penjualan live commerce, unit bisnis Folagogo, voucher restoran, hingga platform Lumino UGC.

Sementara pada segmen hiburan, IRSX mengoperasikan layanan Folaplay, Folapictures, dan Folapro yang fokus pada gelaran konser. Untuk pilar AI, lini produk seperti AI Kita, Kreasi Kita, serta Iklan Rakyat menjadi penopang pertumbuhan masa depan perseroan.

"Nah, iklan rakyat ini salah satu AI yang setelah rights issue bakal menjadi besar," papar Subioto.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed