EORMC Pacu Ekspansi Global Lewat Penguatan Regulasi
Platform perdagangan aset digital EORMC memperkuat strategi ekspansi global dengan mengedepankan kepatuhan regulasi, tata kelola risiko, dan keamanan aset. Langkah ini diambil di tengah semakin ketatnya aturan industri aset digital di berbagai negara, sebagaimana dilansir dari Investor Daily. Perusahaan menilai persaingan platform aset digital tidak lagi berfokus pada jumlah pengguna atau volume transaksi semata.
Keberhasilan kini ditentukan oleh kemampuan memenuhi regulasi, melindungi aset pengguna, serta membangun sistem operasional yang transparan dan berkelanjutan. Implementasi regulasi Markets in Crypto-Assets (MiCA) di Uni Eropa serta penguatan aturan di Amerika Serikat dan Asia Tenggara menjadi pendorong perubahan ini. EORMC menyebut industri mulai meninggalkan pola lama yang mengutamakan pertumbuhan sebelum tata kelola, bergeser menuju model bisnis yang taat aturan.
EORMC didirikan di Amerika Serikat pada 2020. Perusahaan ini mengembangkan layanan perdagangan spot, futures, perdagangan kuantitatif, manajemen aset multi-chain, layanan institusi, hingga digitalisasi real-world assets (RWA).
Berdasarkan informasi perusahaan, EORMC telah menyelesaikan pendaftaran lisensi di SEC dan menjalankan aktivitas sesuai Regulation D Rule 506(c). Selain itu, registrasi Money Services Business (MSB) di FinCEN juga telah diperpanjang. Kepatuhan diterapkan pada seluruh proses operasional perusahaan. Hal ini mencakup pembukaan akun, transaksi, penyetoran dan penarikan dana, hingga layanan bagi nasabah institusi.
Perwakilan EORMC untuk pasar Indonesia, Sari Dewi, menjelaskan bahwa perkembangan regulasi menandakan fase matang dalam industri aset digital. "Bagi EORMC, kepatuhan bukan hanya memenuhi persyaratan lisensi, tetapi menjadi fondasi membangun kepercayaan pengguna melalui sistem operasional yang transparan, pengelolaan risiko yang kuat, serta perlindungan aset yang berkelanjutan," kata Sari Dewi.
Sari menambahkan bahwa layanan perusahaan akan terus disesuaikan dengan aturan di tiap negara. Langkah ini dilakukan guna menghadirkan ekosistem perdagangan aset digital yang aman dan bertanggung jawab. Penerapan strategi ekspansi EORMC disesuaikan dengan karakteristik regulasi di masing-masing wilayah.
Di Eropa, perusahaan mengikuti implementasi MiCA melalui proses perizinan sebagai penyedia layanan aset kripto (CASP). Sementara di Singapura, pengajuan perizinan layanan token pembayaran digital telah disampaikan kepada Monetary Authority of Singapore (MAS). Untuk pasar Indonesia, EORMC tengah mengajukan akses pasar aset keuangan digital dan aset kripto kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dari segi keamanan, EORMC mengintegrasikan penyimpanan hot wallet dan cold wallet, teknologi kecerdasan buatan (AI), serta audit keamanan berkala. AI dimanfaatkan untuk memantau aktivitas login, perubahan perangkat, pola transaksi, hingga aliran dana secara berkelanjutan.
Sistem pemantauan tersebut dipadukan dengan verifikasi berlapis, pembatasan transaksi, serta pemeriksaan manual saat terdeteksi aktivitas berisiko. Keseimbangan antara kepatuhan, keamanan, efisiensi, dan inovasi menjadi kunci utama operasional platform ke depan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow