Enzo Maresca Incar Trofi Pertama Manchester City di Community Shield 2026

Smallest Font
Largest Font

Pelatih baru Manchester City Enzo Maresca menegaskan laga perebutan trofi Community Shield 2026 melawan Arsenal di Stadion Millennium Cardiff pada Minggu (16/8/2026) pukul 21.00 WIB bukan sekadar pertandingan persahabatan.

Maresca menatap laga ini sebagai ajang penting untuk membuka era barunya di Manchester City sekaligus meraih trofi perdana usai menggantikan Pep Guardiola.

Maresca menegaskan keseriusan timnya dalam menghadapi duel krusial menghadapi klub London Utara tersebut demi mengamankan gelar juara.

"Bagi saya pribadi, ini adalah sebuah trofi," kata Maresca dalam sesi jumpa pers menjelang pertandingan seperti dikabarkan situs Man City.

Eks pelatih Chelsea itu menambahkan bahwa fokus utama seluruh jajaran skuad adalah membawa pulang piala pada laga final mendatang.

"Ketika ada trofi dan laga final di depan mata, kami selalu berusaha untuk memenangkan pertandingan," ujar Maresca.

Juru taktik asal Italia tersebut menampik anggapan bahwa ajang tahunan ini hanya dijadikan sebagai sarana pemanasan pra-musim biasa.

"Jadi, sama sekali bukan laga persahabatan. Ini adalah trofi yang akan kami upayakan semaksimal mungkin untuk diraih, untuk memenangkan trofi pertama kami," kata Maresca menambahkan.

Selain membidik trofi pembuka, Maresca berambisi memangkas selisih kekuatan dari sang rival yang menjuarai Liga Premier musim lalu dengan keunggulan tujuh poin.

"Arsenal sudah menunjukkan dalam beberapa tahun terakhir bahwa mereka selalu berada di sana. Mereka adalah tim yang luar biasa, dikelola dengan baik, dilatih dengan baik oleh Mikel, dan tahun lalu mereka memenangkan Premier League," kata Maresca dilansir dari Bola.com.

Man City tercatat selalu mengalami kekalahan dari Arsenal dalam tiga pertemuan terakhir kedua tim di ajang Community Shield.

"Tetapi kami adalah City, kami ingin memangkas jarak. Pramusim berjalan dengan baik, sekarang kami harus berkompetisi, memenangkan pertandingan dan meraih gelar," tegas Maresca.

Persiapan pramusim dinilai menjadi modal berharga bagi skuad The Citizens untuk membangun kerja sama tim yang makin padu.

"Bagi saya pribadi, ini adalah sebuah trofi. Ketika trofi diperebutkan dalam sebuah final, Anda berada di sana untuk memenangkan pertandingan, sama sekali bukan laga persahabatan," ujar Maresca.

Maresca menuntut tingkat fokus dan komitmen tertinggi dari para pemainnya sejak peluit pertama dibunyikan.

"Kami ingin melakukan yang terbaik untuk memenangkan trofi pertama. Sekarang kami harus berkompetisi, memenangkan pertandingan dan meraih gelar," lanjut Maresca.

Ia menekankan bahwa pramusim yang berjalan lancar harus dibuktikan melalui hasil konkret di atas lapangan.

"Pramusim berjalan dengan baik. Sekarang kami meharus berkompetisi, memenangkan pertandingan dan meraih gelar," jelas Maresca.

Pelatih berusia 46 tahun itu berharap timnya mampu menjaga konsistensi mental bertanding sepanjang musim yang panjang.

"Saya ingin melihat semangat yang tinggi dan mentalitas yang tepat," pungkas Maresca.

Kondisi kebugaran lini depan dipastikan aman setelah bomber Erling Haaland pulih dari masalah ringan pada tumitnya.

"Dia baik-baik saja. Dia mengalami sedikit masalah di bagian belakang tumit, tetapi dia baik-baik saja," kata Maresca.

Maresca mengonfirmasi bahwa mayoritas pemain siap turun bertanding meskipun beberapa di antaranya baru menyelesaikan masa liburan.

"Semua pemain dalam kondisi fit, tetapi kami tahu beberapa dari mereka baru kembali dua hari lalu setelah liburan musim panas," tutup Maresca.

Di sisi lain, kepergian Bernardo Silva ke Real Madrid serta potensi transfer Rodri ke Barcelona memaksa klub menentukan kelompok kepemimpinan baru.

Bek Ruben Dias menjadi kandidat terdepan untuk mengemban ban kapten Manchester City musim 2026/2027.

"Karena jika dia (Ruben Dias) mencetak gol, dia tidak bisa melakukan selebrasi, ya," ujar Maresca dikutip dari Kompas.com.

Karakter kepemimpinan yang ditunjukkan Ruben Dias selama berada di Etihad menjadi alasan kuat di balik pertimbangan sang manajer.

“Selama waktunya di klub ini, Ruben telah menunjukkan kualitasnya sebagai pemain, khususnya dalam hal kepemimpinan," kata Maresca.

Maresca menegaskan bahwa jabatan kapten membawa tuntutan peran dan tanggung jawab yang jauh lebih besar.

"Penting bagi seorang kapten dan pemimpin untuk memahami bahwa alasan mereka menjabat posisi tersebut adalah karena saya menuntut lebih dari mereka," ujar Maresca.

Penetapan kapten bukan memberikan keistimewaan, melainkan menuntut kontribusi lebih untuk memimpin rekan-rekan satu tim.

"Bukan karena saya memberikan kebebasan atau keuntungan lebih. Justru sebaliknya, kelompok pemimpin dan para kapten harus menunjukkan serta memberikan lebih banyak hal dibandingkan pemain lainnya," imbuh eks pelatih Chelsea itu.

Maresca berencana mengumumkan struktur lengkap empat pemimpin tim setelah jendela transfer musim panas resmi ditutup.

"Saat ini, Ruben dan Erling adalah dua pemain tersebut," tambah Maresca.

Sejumlah nama lain seperti Phil Foden, Gianluigi Donnarumma, dan Marc Guehi turut masuk dalam pertimbangan kepemimpinan klub.

"Namun, saya ingin menunggu hingga akhir bursa transfer, lalu memilih dua orang lagi dalam grup pemimpin di Manchester City," tambah Maresca.

Setelah laga Community Shield, Manchester City dijadwalkan memulai pekan pertama Liga Premier musim baru melawan Bournemouth.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed