Duet Bek Argentina Balas Kritik Tajam Gary Neville

Smallest Font
Largest Font

Dua bek tengah Timnas Argentina, Cristian Romero dan Lisandro Martinez, melontarkan respons keras terhadap komentar miring mantan bek Manchester United, Gary Neville, menjelang laga final Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat pada Juli 2026.

Kritik dari Gary Neville sebelumnya menyebut duet lini belakang Albiceleste tersebut sebagai pasangan bek tengah terbaik sekaligus terburuk di dunia karena dinilai kerap melakukan kesalahan konyol di lapangan.

Ketegangan ini meningkat setelah Argentina berhasil menyingkirkan Inggris dengan skor 2-1 di babak semifinal yang berlangsung di Stadion Atlanta pada Kamis dini hari WIB.

Cristian Romero menyampaikan kekecewaannya secara terbuka terhadap komentar pengamat sepak bola tersebut setelah pertandingan selesai.

"Satu-satunya harapan saya ketika pensiun adalah tidak menjadi sebodoh itu," kata Romero kepada DSport saat diminta mengomentari pernyataan Neville, dilansir dari ESPN, Kamis (16/7/2026).

Bek milik klub Tottenham Hotspur tersebut juga menyatakan keheranannya terhadap mantan pesepak bola yang sering melontarkan kritik tajam kepada para pemain aktif.

"Saya berharap ketika saya pensiun di masa depan, mudah-mudahan saya tidak akan mengkritik pemain atau siapa pun, karena pada akhirnya Anda keluar untuk melakukan yang terbaik untuk tim dan tim nasional Anda. Mungkin akan berhasil atau mungkin tidak." ujar Romero.

Pemain lini pertahanan tersebut juga mengakui bahwa ucapan bernada ejekan dari komentator asal Inggris itu justru menjadi motivasi tambahan bagi skuad Argentina sebelum laga dimulai.

"Saya dan Lisandro (Martínez) sangat bersemangat sebelum pertandingan karena apa yang dikatakan Gary Neville." tambah Romero.

Romero menyindir balik kebiasaan pengamat sepak bola asal Inggris yang dinilainya terlalu banyak berbicara sebelum kompetisi selesai.

"Di Inggris, mereka suka berbicara sebelum pertandingan. Kami mengirimkan salam hangat kepadanya… Saya berharap tidak menjadi seperti dia saat pensiun nanti, dan saya tidak akan mengkritik para pemain." tutur Romero kepada Foot Mercato.

Pemain belakang lainnya, Lisandro Martinez, memilih untuk bersikap lebih tenang dan membuktikan kualitasnya lewat performa nyata di atas lapangan pertandingan.

"Kami sudah terbiasa dengan orang-orang yang selalu membicarakan kami," katanya.

Pemain lini belakang Manchester United tersebut menilai bahwa tanggapan terbaik untuk para pengkritik adalah dengan memberikan kemenangan bagi tim nasional.

"Sepertinya mereka suka membicarakan kami, dan kami hanya merespons di lapangan, selalu dengan hormat." tutur Martinez.

Di sisi lain, Gary Neville yang bertindak sebagai pengamat di Sky Sports dan podcast Overlap tetap teguh pada pendiriannya mengenai inkonsistensi performa lini belakang Argentina.

"Argentina sudah kebobolan enam gol dalam empat laga fase gugur. Argentina dengan kedua bek itu rawan kebobolan," ujarnya.

Neville menilai bahwa keberadaan kapten tim Lionel Messi menjadi faktor tunggal yang menyelamatkan wajah lini pertahanan Argentina dari kebobolan yang lebih banyak.

"Kedua pemain itu harusnya memeluk Messi tiap hari, karena Messi lah yang jadi penyelamat ketika gawang mereka dibobol dua kali Cape Verde, dua kali oleh Mesir, sekali oleh Swiss, dan sekali oleh Inggris," tambahnya.

Mantan kapten Manchester United tersebut kemudian membandingkan performa kedua pemain di level klub, termasuk catatan kebobolan tim mereka masing-masing.

"Romero nyaris degradasi dengan Tottenham musim lalu dan timnya kebobolan 65 gol. Martinez berbakat tapi juga kerap melakukan kesalahan," ungkapnya.

Neville menegaskan bahwa pandangannya didasarkan pada pengalaman pribadinya yang juga merupakan mantan pemain sepak bola profesional.

"Saya dulu seorang pemain jadi saya tahu apa yang saya bicarakan. Saya hanya melihat kontradiksi pada keduanya dari penampilan di klub dan di timnasnya. Argentina hebat bukan karena bek-bek tengahnya, tapi karena ada Messi sang pemain terhebat sepanjang masa," tutupnya.

Sebelum jalannya laga semifinal, mantan bek tim nasional Inggris tersebut juga sempat mempertanyakan kemampuan taktik bertahan tim asuhan Lionel Scaloni.

“Bagaimana mungkin kita tidak bisa mencetak dua gol ke gawang tim ini dengan bek-bek sekelas ini?” kata Neville sebelum laga.

Neville juga menyoroti bagaimana statistik lini pertahanan juara bertahan tersebut yang hampir selalu kecolongan gol dalam setiap pertandingan fase gugur.

“Mereka sepertinya kebobolan satu gol di setiap pertandingan,” kata Neville.

Kendati demikian, pria berusia 51 tahun tersebut tidak menampik adanya determinasi tinggi dari daya juang yang ditunjukkan oleh Romero dan Martinez sepanjang laga.

“Tapi Anda lihat mereka, mereka mencetak gol, menyundul bola, mereka benar-benar ada di mana-mana, sungguh luar biasa.” ujar Neville.

Ia menganggap performa naik turun kedua pemain tersebut sangat drastis dalam hitungan menit di lapangan hijau.

“Saya menyebut mereka pasangan bek tengah terbaik sekaligus terburuk di dunia. Karena terkadang mereka benar-benar luar biasa, tetapi di saat berikutnya, dari yang luar biasa hingga yang konyol.” kata Neville menjelaskan.

Berdasarkan catatan statistik kompetisi, duet Romero dan Martinez tercatat telah tampil bersama dalam enam pertandingan dari total tujuh laga yang dilakoni Argentina sepanjang turnamen ini.

Satu-satunya pertandingan di mana mereka tidak bermain bersama adalah saat Albiceleste meraih kemenangan 3-1 melawan Yordania.

Menghadapi partai puncak yang krusial, Romero mengungkapkan rasa bangganya atas keberhasilan membawa tim nasional kembali menembus babak final piala dunia.

"Kami senang bisa kembali ke final Piala Dunia dan saya pikir kami sedang membuat sejarah. Bagi kami, ini adalah hal yang sangat besar. Kami merasakan seragam ini seperti tidak ada orang lain." kata Romero.

Timnas Argentina dijadwalkan akan bertanding melawan Spanyol pada laga final Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada Minggu malam mendatang, sedangkan Inggris akan menghadapi Prancis dalam laga perebutan tempat ketiga pada Minggu dini hari.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed