Cuaca Ekstrem Terjang New York Eksekusi Pengosongan Rumah Ditiadakan

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah Kota New York menangguhkan seluruh prosedur eksekusi pengosongan rumah pada Senin, 10 Agustus 2026, setelah badai ekstrem dan gelombang panas menerjang wilayah tersebut dengan indeks suhu mencapai di atas 90 derajat Fahrenheit. Departemen Investigasi New York mengonfirmasi bahwa para petuga penyita kota tidak akan menjalankan tindakan pengosongan rumah demi menjaga keselamatan warga. Penangguhan ini dilakukan untuk melindungi kesehatan masyarakat dari risiko penyakit akibat paparan suhu panas berlebih.

Layanan Cuaca Nasional memperpanjang peringatan cuaca panas di wilayah perkotaan New York dan sekitarnya hingga pukul 19.00 waktu setempat. Selain suhu tinggi, potensi hujan badai disertai angin kencang juga diprediksi akan mengancam wilayah tersebut sejak sore hingga malam hari.

Gelombang panas meluas ke wilayah Nassau dan Suffolk barat di Long Island. Sejumlah wilayah di New York bagian barat seperti Buffalo justru mencatatkan penurunan kelembapan berkat pergerakan front dingin, sementara wilayah selatan menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang lebih intensif.

Guna mengatasi potensi krisis cuaca, Wali Kota New York Zohran Mamdani mengaktifkan rencana darurat banjir bandang dan gelombang panas. Pemerintah kota mengoperasikan ratusan pusat pendingin dan mengerahkan armada kendaraan khusus untuk memberikan bantuan medis serta pembagian bahan pangan. "Pemerintah kota mengerahkan seluruh sumber daya yang kami miliki, mulai dari membersihkan penampungan air dan menyiapkan tim darurat hingga mengirimkan armada kendaraan COOL untuk memeriksa lansia," kata Zohran Mamdani, Wali Kota New York.

Pemerintah kota juga mengaktifkan penjangkauan darurat untuk membantu masyarakat tanpa tempat tinggal agar mendapatkan akses ke fasilitas pendingin dan tempat perlindungan sementara. "Melindungi warga New York berarti hadir sebelum badai datang, bukan hanya setelahnya," kata Zohran Mamdani, Wali Kota New York.

Ancaman cuaca panas dengan tingkat kelembapan tinggi ini dinilai sangat berbahaya karena mengganggu sistem pendinginan alami tubuh saat beraktivitas di luar ruangan. "Selalu anggap serius peringatan cuaca panas," kata Brian Ciemnecki, Meteorolog Layanan Cuaca Nasional. Masyarakat diminta untuk selalu berada di ruangan berpendingin udara dan memenuhi kebutuhan cairan tubuh guna menghindari dehidrasi.

"Anda harus tetap terhidrasi dan berada di lokasi yang memiliki pendingin udara," kata Brian Ciemnecki, Meteorolog Layanan Cuaca Nasional.

Tingkat kelembapan udara diperkirakan mencapai 70 persen atau lebih selama beberapa hari ke depan, yang memperburuk kondisi udara di sekitar ibu kota negara bagian tersebut. "Suasana akan terasa sangat pengap," kata Brian Ciemnecki, Meteorolog Layanan Cuaca Nasional. Para ahli meteorologi memperkirakan kondisi udara panas ini bertahan hingga Selasa sebelum mengalami penurunan suhu secara bertahap pada pertengahan pekan.

"Udara akan terasa sangat, sangat, sangat lengket dan sangat lembap hingga Minggu," kata Brian Ciemnecki, Meteorolog Layanan Cuaca Nasional.

Penurunan suhu hingga kisaran 80 derajat Fahrenheit diproyeksikan baru akan terjadi setelah pergerakan front cuaca baru masuk pada Rabu atau Kamis. "Kapan pun Anda menghadapi kondisi panas dan lembap, tetaplah berada di tempat yang sejuk dan penuhi cairan tubuh," kata Brian Ciemnecki, Meteorolog Layanan Cuaca Nasional.

Masyarakat yang tidak memiliki akses pendingin udara mandiri diimbau memanfaatkan fasilitas publik yang disediakan oleh pemkot setempat. "Jika Anda tidak memiliki pendingin udara, Anda harus pergi ke pusat-pusat pendingin," kata Brian Ciemnecki, Meteorolog Layanan Cuaca Nasional.

Dinas Kesehatan Kota New York mencatat sekitar 500 kematian warga setiap musim panas berkaitan dengan dampak paparan suhu tinggi. Peringatan serupa juga disampaikan untuk wilayah Nassau dan Suffolk agar para pekerja luar ruangan lebih waspada terhadap potensi kelelahan akibat sengatan panas. "Hari Senin juga akan menjadi hari yang serupa," kata James Tomasini, Meteorolog Layanan Cuaca Nasional Upton.

Masyarakat diimbau menghentikan aktivitas fisik berat dan tidak meninggalkan anak-anak atau hewan peliharaan di dalam kendaraan terparkir.

"Udara di luar akan terasa hangat dan lembap ... Dengan peluang lebih besar terjadinya hujan lokal dan badai petir," kata James Tomasini, Meteorolog Layanan Cuaca Nasional Upton. Penggunaan minuman ber-elektrolit dan tabir surya sangat disarankan bagi warga yang terpaksa beraktivitas di luar ruangan. "Jaga tubuh tetap terhidrasi, dan jika Anda melakukan aktivitas aktif, beristirahatlah di area yang teduh jika memungkinkan," kata James Tomasini, Meteorolog Layanan Cuaca Nasional Upton.

Peringatan pengawasan cuaca ini akan terus diperbarui seiring perkembangan arah pergerakan badai di sepanjang wilayah New York.

"Suhu panas ini sudah berlangsung beberapa hari, jadi sangat penting untuk tetap terhidrasi," kata James Tomasini, Meteorolog Layanan Cuaca Nasional Upton. Layanan darurat mengimbau warga untuk segera melaporkan gangguan infrastruktur atau genangan air melalui saluran layanan darurat resmi kota.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed