Penikaman Massal di Times Square Menewaskan Satu Korban
Aksi penikaman secara acak dan tanpa provokasi terjadi di kawasan Times Square, New York, pada Senin petang. Peristiwa ini merenggut nyawa seorang wanita dan melukai seorang pria sebelum pelaku tewas ditembak polisi.
Kepolisian New York (NYPD) mengidentifikasi korban tewas bernama Erin Piacenti, seorang wanita berusia 32 tahun yang menjabat sebagai Wakil Presiden Seleksi Bisnis dan Konflik di Bank of America. Sementara itu, korban selamat merupakan pria berusia 68 tahun asal Rhode Island yang sedang berkunjung ke New York.
Pelaku penyerangan diidentifikasi sebagai Pamela Cisneros, wanita berusia 39 tahun asal Queens. Pelaku diketahui membawa dua bilah pisau di sekitar West 42nd Street dan Seventh Avenue sebelum melancarkan aksinya.
Serangan pertama menimpa korban pria yang baru saja keluar dari stasiun kereta bawah tanah bersama istrinya. Pelaku menarik dua pisau dari dalam tas lalu menikam perut korban. Pelaku kemudian bergerak ke arah utara dan melukai Piacenti di area perut.
Usai melukai kedua korban, Cisneros melarikan diri menuju pos polisi NYPD di Times Square. Petugas kepolisian yang bersiaga langsung menghadang pelaku setelah menerima laporan dari para saksi mata di lokasi kejadian.
Komisaris NYPD Jessica Tisch menyampaikan bahwa petugas sempat memberikan instruksi agar pelaku segera menjatuhkan senjata yang dipegangnya selama empat menit.
"Apa yang terjadi? Apa yang terjadi? Seseorang menikamnya.
Sepertinya, ada pria di bawah sana yang mereka tangkap. Tidak, mereka menikam dia juga? Mereka menikam dia juga? [suara tembakan] Oh [kata kotor]," ujar seorang saksi mata dalam rekaman video kejadian.
Aparat kepolisian telah melakukan upaya penanganan awal menggunakan alat penyengat listrik atau taser sebanyak dua kali, namun pelaku tetap menolak melepaskan pisaunya.
"Selama konfrontasi, dia berkata kepada petugas, 'Saya tidak akan menjatuhkan apa pun. Saya lebih baik membunuh kalian berdua.' Dia mengulangi, 'Saya akan membunuh kalian'," kata Tisch saat memberikan keterangan pers.
Dua petugas kepolisian akhirnya melepaskan tembakan ke arah Cisneros hingga pelaku mengalami luka tembak. Pelaku sempat dilarikan ke rumah sakit setempat namun kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Hasil pemeriksaan awal kepolisian menunjukkan bahwa Cisneros memiliki rekam medis gangguan kesehatan jiwa dan pernah terlibat dalam dua insiden dengan petugas kepolisian pada tahun 2018 serta di jalur kereta bawah tanah Queens.
"Saya tahu itu masalah kesehatan mental. Itu masalah besar di luar sini, bro. Kita harus mengendalikannya," kata Clyde Benjamin, seorang pekerja di kawasan Times Square.
Pihak Bank of America menyampaikan rasa duka mendalam atas kepergian Piacenti yang baru saja kembali bekerja setelah menjalani cuti melahirkan. Piacenti diketahui merupakan lulusan University of Pennsylvania tahun 2016 dan Fordham Law tahun 2021.
"Kami kaget dan sangat sedih atas kehilangan tragis rekan kerja kami. Dia adalah rekan tim yang berharga yang akan sangat dirindukan. Hati kami tertuju pada keluarganya dan semua orang yang dicintainya," bunyi pernyataan resmi Bank of America.
Kondisi korban pria berusia 68 tahun dilaporkan membaik dan telah diperbolehkan keluar dari Bellevue Hospital pada Selasa sore. Tanggapan keprihatinan juga datang dari tetangga korban di daerah asalnya.
"Sangat luar biasa buruk, mendapati hal semengerikan itu bisa terjadi pada seseorang yang dekat dengan Anda benar-benar membuat komunitas terasa rentan," kata August Dimartino, tetangga korban.
Walikota New York Zohran Mamdani mengonfirmasi bahwa NYPD sedang menjalankan penyelidikan internal atas penembakan ini dan akan merilis rekaman kamera tubuh petugas kepada publik.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow