Chandra Asri Catat Pendapatan 5,3 Miliar USD di Semester I 2026
PT Chandra Asri Pacific Tbk mencatat pendapatan sebesar US$ 5,3 miliar, EBITDA US$ 802,6 juta, dan laba bersih US$ 371,2 juta pada semester pertama 2026, menunjukkan ketahanan di tengah volatilitas industri petrokimia global, dilansir dari Investor Daily.
Keberhasilan ini didukung diversifikasi portofolio di sektor Energi, Kimia, dan Infrastruktur melalui eksekusi disiplin, integrasi aset strategis, serta ekspansi bisnis berkelanjutan.
Andre Khor, Group CFO dan Direktur Chandra Asri Group, mengatakan, "Di tengah volatilitas industri global, fokus kami tidak hanya menjaga kinerja jangka pendek, tetapi juga memastikan setiap langkah transformasi berjalan secara disiplin untuk membangun fondasi pertumbuhan yang semakin kuat dan terdiversifikasi."
"Kinerja semester pertama 2026 menunjukkan bahwa strategi tersebut berhasil memperkuat model bisnis terintegrasi Perseroan sekaligus mencerminkan keberhasilan transformasi Chandra Asri Group menjadi platform regional di bidang Energi, Kimia, dan Infrastruktur," ujar Andre Khor.
Perseroan juga memperkuat struktur permodalan dengan penerbitan Obligasi Berkelanjutan V yang oversubscribed dan meningkatkan free float menjadi 25,7%, meningkatkan fleksibilitas pendanaan dan likuiditas perdagangan saham.
Dalam sektor Kimia, pembangunan Pabrik Chandra Asri Alkali – Ethylene Dichloride (CA-EDC) telah mencapai 72% dan ditargetkan mulai operasi komersial pada 2027. Proyek ekspansi ekspor C2 senilai US$ 80 juta juga telah mendapat keputusan investasi final untuk meningkatkan kapasitas ekspor dan integrasi operasi regional.
Di sektor Energi, integrasi pasca-akuisisi jaringan SPBU dan fasilitas Cold Storage memperluas kapabilitas mobilitas energi dan efisiensi rantai pasok. Proyek Condensate Splitter Unit dan revitalisasi Single Buoy Mooring di Pulau Bukom diperkirakan mulai beroperasi pada kuartal IV 2026 dengan tambahan EBITDA sekitar US$ 20 juta per bulan.
PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDI) memperkuat pertumbuhan grup melalui ekspansi bisnis kepelabuhanan, penyimpanan, logistik, dan maritim, serta kolaborasi strategis dengan berbagai mitra. Operasional Aster Ports & Terminals yang dimulai 1 Juli 2026 menambah fondasi pengembangan infrastruktur regional.
Dengan portofolio yang semakin terdiversifikasi dan disiplin keuangan yang terjaga, Chandra Asri Group berada dalam posisi kuat untuk pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan dan mendukung ketahanan ekonomi Asia Tenggara.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow