Bursa Efek Korea Aktifkan Sell Sidecar Akibat Saham Teknologi Anjlok

Smallest Font
Largest Font

Bursa Efek Korea mengaktifkan mekanisme penghentian sementara perdagangan atau sell sidecar setelah indeks KOSPI dan KOSDAQ dibuka merosot tajam pada Selasa, 28 Juli 2026 pagi.

Langkah proteksi pasar ini dipicu oleh tekanan berat pada sektor saham teknologi, menyusul aksi jual massal saham semikonduktor yang terjadi di bursa Wall Street Amerika Serikat.

Berdasarkan data Korea Exchange, otoritas pasar modal mengaktifkan sistem penghentian otomatis di bursa KOSPI pada pukul 09.06 waktu setempat yang menandai aktivasi sell sidecar ke-22 sepanjang tahun ini.

Kebijakan serupa diterapkan di bursa KOSDAQ pada pukul 09.14 waktu setempat setelah pergerakan indeks memenuhi syarat penghentian perdagangan harian untuk ke-12 kalinya pada tahun 2026.

Saat pembukaan perdagangan, indeks acuan KOSPI langsung kehilangan 355,48 poin atau anjlok sebesar 5,26 persen menuju level 6.400,27 dari sesi sebelumnya.

Penurunan tajam tersebut terjadi setelah kontrak berjangka KOSPI 200 merosot 6,42 persen ke posisi 1.001,54, sementara kontrak berjangka KOSDAQ 150 jatuh 6,07 persen ke level 1.230,20.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan perdagangan Senin, 27 Juli 2026, saat indeks KOSPI sempat ditutup menguat 0,97 persen di level 6.755,75 berkat aksi beli saham Samsung Electronics dan SK Hynix.

Vibiznews melaporkan volatilitas awal pekan didorong oleh meredanya tensi Timur Tengah dan transaksi spekulatif produk Exchange Traded Fund (ETF) leverasi saham chip tunggal.

Namun, koreksi di Wall Street semalam, khususnya kejatuhan indeks chip PHLX sebesar 2,2 persen akibat skeptisisme investasi AI, membalikkan sentimen positif di pasar Asia.

Di sisi lain, perkembangan geopolitik menunjukkan tanda baru setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Washington dan Teheran sedang melakukan pembicaraan yang baik terkait konflik yang sedang berlangsung.

"good talks" kata Trump, Presiden AS.

Kendati melihat adanya peluang kesepakatan dari negosiasi tersebut, pemimpin Amerika Serikat itu tetap memberikan peringatan tegas mengenai potensi eskalasi lanjutan di kawasan konflik.

"fighting would resume if negotiations fail." kata Trump, Presiden AS.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed