BUMA Perkenalkan Zarfix Marketplace Digital Berbasis AI di Jombang

Smallest Font
Largest Font

Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) meluncurkan Zarfix, marketplace digital yang mengintegrasikan teknologi dan artificial intelligence (AI) untuk mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen. Peluncuran ini berlangsung pada Jumat (28/8/2026) di Teras BUMA, Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, sebagai bagian dari pengembangan bisnis digital dan kewirausahaan BUMA, dilansir dari Investor Daily.

Transformasi digital di dunia perdagangan menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi usaha kecil dan menengah dalam membangun kehadiran digital dan memahami kebutuhan konsumen yang dinamis. Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, Addin Jauharudin, menekankan pentingnya perluasan akses digital bagi pelaku usaha di daerah agar mereka memiliki kesempatan yang lebih besar untuk berkembang di pasar digital.

"Pelaku usaha di daerah dan generasi muda perlu memiliki ruang untuk memperkenalkan produk, memahami pasar, dan membangun jaringan usaha," ujar Addin. Dia menambahkan bahwa digitalisasi seharusnya memperluas kesempatan, bukan menciptakan jarak baru antara yang memiliki akses teknologi dengan yang belum memilikinya.

Menurut Addin, pemanfaatan teknologi bisnis harus menjadi bagian dari penguatan kemandirian ekonomi masyarakat, sesuai semangat Nahdlatul Ulama (NU). "Semangat kemandirian ekonomi harus kita bawa ke dalam perubahan zaman. Kita ingin anak muda dan warga NU tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi ikut menjadi pelaku ekonomi yang mampu membangun usaha dan membuka peluang bagi yang lain," ujar Addin.

Direktur Utama PT BUMA Bintang Perkasa sekaligus CEO BUMA, Firmana Tri Andika, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Zarfix merupakan langkah untuk menangkap perubahan pola perdagangan yang semakin terhubung dengan teknologi. "Peluangnya bukan hanya membangun marketplace sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli, tetapi juga mengembangkan layanan yang relevan dengan kebutuhan pelaku usaha dan perubahan perilaku konsumen," ujar Firmana.

Firmana menjelaskan pengembangan AI dalam Zarfix akan dilakukan secara bertahap, berfokus pada pemecahan masalah nyata pelaku usaha seperti memahami kebutuhan konsumen dan pengelolaan proses bisnis. "AI bukan tujuan akhir. Yang lebih penting adalah bagaimana teknologi tersebut dapat digunakan untuk menyelesaikan persoalan yang nyata bagi pelaku usaha," tambahnya.

BUMA juga menjalankan pelatihan dan sertifikasi melalui kemitraan serta pembinaan kewirausahaan lewat Club Usaha Ansor (CUAN). Pendekatan ini bertujuan memperkuat kapasitas pelaku usaha seiring dengan pengembangan lini bisnis digital.

Menurut BUMA, keberhasilan pelaku usaha di perdagangan digital tidak hanya bergantung pada platform, tetapi juga kesiapan dalam mengembangkan produk, memahami konsumen, mengelola transaksi, menjaga kualitas layanan, dan membangun kepercayaan. Kolaborasi dengan Zarfix diarahkan untuk mengembangkan layanan marketplace dan teknologi sesuai kebutuhan pengguna, dengan pengembangan bertahap berdasarkan pemetaan kebutuhan pasar dan penguatan jaringan kemitraan.

Peluncuran Zarfix diadakan berdekatan dengan lokasi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama, menjadikan Teras BUMA tempat perkenalan berbagai lini bisnis dan kolaborasi BUMA kepada kader, mitra, dan masyarakat.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed